Puluhan Pelajar Terjaring Sidak Warnet Pada Jam Sekolah

490
Pesona Indonesia
Warnet menjadi fokus perhatian Pemko Batam. foto: shinta / batampos
Warnet menjadi fokus perhatian Pemko Batam.
foto: shinta / batampos

batampos.co.id – Camat Sekupang, Zurniati bersama Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sekuapng melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa warung internet (Warnet) yang berada di daerah Tibanindah, Sekupang, Selasa (27/9).

Sidak yang dimulai pukul 10.00 WIB ini berhasil menjaring puluhan pelajar dan anak putus sekolah. selain itu hampir semua warnet tidak memiliki izin, mulai dari domisili hingga usaha. Dari empat warnet tiga diantaranya berada berdekatan dengan SMPN 25 Batam.

“Hampir semua tidak berizin, dan lokasinya sangat dekat dengan sekolah,” kata dia.

Pihaknya bahkan meminta satu warnet yang berada di Perumahan Tiban Indah Permai untuk menutup usahanya karena tidak mendirikan warnet di lingkungan perumahan warga.

“Kita terpaksa tutup dulu, karena ini di lingkungan perumahan,” ujarnya.

Perempuan yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Camat Lubukbaja ini juga memanggil guru dari pelajar berasal. Setelah diberikan pengarahan pelajar disuruh kembali ke rumah masing-masing. Dia juga menyayangkan sikap anak-anak pecandu gim sekarang ini. Kebanyakan dari mereka bersikap cuek dan acuh tak acuh saat petugas datang.

“Ditanya tapi kami dicueki, segitukah dampak gim bagi perkembangan otak mereka, termasuk norma,” sebutnya sambil geleng-geleng kepala.

Kedepannya kegiatan ini akan terus dilanjutkan, demi menertipkan anak-anak dari pengaruh bermain warnet saat jam sekolah.

Febri, salah seorang pelajar yang Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri beralasan masuk siang, oleh karena itu dia memilih untuk bermain gim di warnet.

“Saya masuk siang Bu,” ujarnya.(cr17)

Respon Anda?

komentar