Rida Gagas Festival Gunung Daik

674
Pesona Indonesia
Rida K Liamsi. foto:dok
Rida K Liamsi. foto:dok

batampos.co.id – Salah satu tokoh pejuang pejuang pembentukan Kabupaten Lingga Rida K Liamsi yang juga sebagai pemangku gelar Dato Seri Lela Budaya meminta Pemerintah Kabupaten Lingga untuk lebih fokus memerhatikan warisan nilai budaya untuk generasi penerus sebagai harta yang tidak ternilai. Terlebih Kabupaten Lingga menyandang predikat sebagai Tanah Bunda Melayu.

Salah satu ikon yang sangat terkenal di Tanah Bunda Melayu adalah Gunung Daik. Untuk itu, pria yang juga sebagai Chairman Batam Pos ini berinisiatif mengajak Pemkab Lingga untuk mengeksplor Gunung Daik dengan melakukan beragam kegiatan budaya Melayu yang dirangkai dalam satu even tahunan. Selain menanamkan kebudayaan Melayu kepada generasi penerus, even ini juga ditujukan sebagai pemikat wisatawan untuk berkunjung.

“Ya, udah diskusi dengan beliau (Wakil Bupati Lingga M Nizar) tentang gagasan menyelenggaran Festival Gunung Daik. Tapi baru sekedar gagasan belum ada format kegiatannya,” ujar Rida ketika dimintai tanggapan, Selasa (27/9) pagi melalui pesan singkat.

Lebih lanjut Rida menuturkan, Dinas Kebudayaan semestinya dapat berdiri sendiri karena akan menangani warisan kebudayaan yang akan tetap diejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari sampai kapan jua.

Nizar berkesempatan mengunjungi Graha Pena Riau, Senin (28/9) dan mendapat saran dan masukan dari Rida K Liamsi yang juga sebagai putra daerah untuk kemajuan Pemkab Lingga kedepan. Pada pertemuan itu Rida juga menginginkan Kabupaten Lingga tetap fokus pada sektor pariwisata yang menjadi andalan Kabupaten Tanah Bunda Melayu ini.

Seperti yang disampaikan Rida, dalam pertemuan itu, masih banyak putra Lingga yang telah berhasil di luar daerah karena memiliki potensi SDM yang bagus. Untuk itu Pemkab dapat memberdayakan mereka sebagai putra daerah untuk membangun tanah kelahiran mereka sendiri.

Kasubag Humas Pemkab Lingga, Sabirin, yang juga turut dalam pertemuan itu menyatakan, Rida menyarankan Pemerintah Kabupten Lingga dengan landasan kebudayaan Melayu yang kental, dapat menjaga sektor bisnis agar selalu kondusif dan mudah dalam hal perizinan.

“Pak Rida siap untuk berdiskusi dengan putra daerah yang telah sukses diluar daerah dengan tujuan membangun kampung halaman mereka,” kata Sabirin.

Lebih lanjut Sabirin mengatakan, Pak Rida juga menyarankan agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lingga segera dioptimalkan untuk menjaring potensi ekonomi yang berujung pada peningkatan perekonomian di Tanah Bunda Melayu.(wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar