1.423 KK Terima PKH, Ibu Hamil dan Balita Juga Peroleh Paket

409
Pesona Indonesia
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengecup kening balita penerima bantuan paket PKH tahap ketiga di Kelurahan Tanjung Unggat, Rabu (28/9). Foto: Humas Pemko Tanjungpinang.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengecup kening balita penerima bantuan paket PKH tahap ketiga di Kelurahan Tanjung Unggat, Rabu (28/9). Foto: Humas Pemko Tanjungpinang.

batampos.co.id – Pada prosesi penyerahan paket bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ketiga, ada 1.423 rumah tangga yang menerima. Satu di antara kelurahan yang tergabung dalam tahap ketiga ini adalah Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari. Rabu (28/9) kemarin, Wali Kota Tanjungpinang menyerahkan secara langsung paket bantuan tersebut.

Ada 157 rumah tangga sasaran yang menerima paket bantuan PKH tahap ketiga. Juga di antaranya adalah 72 ibu hamil dan balita yang menerima paket bantuan berupa selimut, handuk, dan susu. Kepada para penerima, Lis menekankan bahwasanya PKH bukan program yang berjalan seumur hidup.

“Keberhasilan dari program ini dilihat dalam jangka waktu tertentu. Ibu-ibu bisa lepas dari dari program keluarga harapan, artinya ibu semua bisa mandiri dan tidak lagi membutuhkan bantuan PKH, sehingga program ini bisa diberikan lagi kepada masyarakat yang lebih membutuhkan,” ujar Lis.

PKH memang sebuah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan bagi anggota keluarga RTS diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.

Meskipun dengan kondisi keuangan yang sedang defisit, lanjut Lis, pemerintah tetap akan berupaya membantu masyarakat yang kekurangan. Walau memang dirasanya bantuan ini tidak bisa sepenuhnya mensejahterakan para penerima. “Tetapi paling tidak dapat meringankan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Surjadi menyebutkan, untuk penyerahan PKH tahap keempat nanti, akan ada tambahan kouta sebanyak 1.104 rumah tangga. Hingga kini masih dalam validasi. Ada pun untuk komponen bantuan juga akan ditambah. “Kami berencana memasukkan komponen lansia dan penyandang disabilitas,” ujarnya. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar