Curi Ikan, Nelayan Filipina ‘Menyamar’ dengan Menunjukkan KTP Indonesia

416
Pesona Indonesia
laterst-greenpeace_industrial_fishery_orange_rough
ilustrasi

batampos.co.id -Nelayan asing tidak kehabisan akal untuk mencuri ikan di daerah perairan Indonesia. Salah satunya dengan membuat KTP Indonesia palsu.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengatakan, banyak orang Filipina yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Bitung.

Mereka akan datang ke Bintang jika musim ikan sudah datang. Hal itu kata Susi sangat merugikan karena banyak kapal yang menyusup.

Kapal-kapal itu diduga melakukan penangkapan ikan di WPP-RI tanpa dilengkapi dokumen, mengangkut atau membawa ikan ke Filipina, dan menggunakan Anak Buah Kapal (ABK) asing asal Filipina.

“Memang karena sekarang lagi musim ikan di sana, jadi banyak sekali ribuan orang Filipina yang punya KTP di Bitung,” ujar Susi di kantornya.

Agar kejadian itu tak berulang, wanita 51 tahun ini sudah melaporkanya kepada Presiden Jokowi. Sebab jika dibiarkan terus menerus, negara akan dirugikan.

“Ditengarai memang sudah banyak di Bitung itu nelayan Filipina yang sudah memiliki KTP. Tadi saya sudah menghadap pak presiden dan rencananya kita ingin membuat satu perundingan bersama dengan pihak Filipina untuk mengatasi dan mengantisipasi hal ini tidak terjadi lagi ke depan,” tegas Susi.(chi/jpnn)

Respon Anda?

komentar