Frekuensi Pemadaman Listrik di Tanjungpinang Makin Sering

524
Pesona Indonesia
Sejumlah teknisi menggesa pembangunan travo Gardu Induk (GI) Air Raja di PLTD Air Raja Tanjungpinang, Senin (25/7). Foto:Yusnadi/Batam Pos
Gardu Induk (GI) Air Raja di PLTD Air Raja Tanjungpinang, Senin (25/7). Foto:Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Legislator DPRD Kepri Daerah Pemilihan (Dapil) Tanjungpinang, Rudy Chua menyoroti lemahnya kinerja PLN Area Tanjungpinang. Kinerjanya berdampak buruk bagi pelayanan PLN terhadap masyarakat yang ada di Ibu Kota Provinsi Kepri.

“Belakangan frekuensi mati lampu di Tanjungpinang grafiknya menanjak. Meskipun interkoneksi sudah sampai di Gardu Induk (GI) Air Raja,” ujar Rudy Chua menjawab pertanyaan koran Batam Pos, Rabu (28/9) di Kantor DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Diungkapkannya, keluhan masyarakat yang sampai ketelinganya adalah, ketika terjadinya pemadaman tidak ada penjelasan resmi dari PLN Tanjungpinang. Bahkan layanan pengaduan dan informasi PLN pada sambungan 21078 tidak pernah diangkat.

“Apabila tidak ada inisiatif pimpinan PLN, tentu perlu adanya kreativitas humas untuk menyampaikan apa yang terjadi kepada media. Karena media merupakan corong informasi masyarakat,” papar Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepri tersebut.

Masih kata Rudy, jika memang saat ini ada pekerjaan pembangunan fider express untuk menjemput daya interkoneksi ke GI Air Raja, juga perlu dijelaskan. Artinya progresnya seperti apa. Apakah ada kendala atau tidak. Sehingga masyarakat bisa menerima dengan pemadaman yang terjadi.

“Kita akui, dengan tersambungnya interkoneksi PLN Area Tanjungpinang mulai melakukan efesien terhadap operasional sejumlah pembakit,” jelas Rudy.

Kata Rudy, dari laporan yang diterimanya PLN Area Tanjungpinang akan mulai mengurangi peran Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Tokojo dan Dompak. Menurut Rudy, PLN Tanjungpinang akan bergantung penuh ada Sistem Interkoneksi Listrik (SI) Batam-Bintan.

Rudy melihat, kondisi listrik di Batam juga tidak ada jaminan akan terus stabil. Begitu juga ketika interkoneksi terganggu, akan menyebabkan pemadaman di Tanjungpinang tentunya. Jangan sampai terjadi seperti Madura, yang bergantung penuh dengan interkoneksi Pula Jawa.

“Artinya harus ada langkah antisipatif menyikapi persoalan ini. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat betul-betul prima,” tutup Rudy.

Terkait sorotan tajam dari Rudy, belum ada tanggapan apapun dari PLN Tanjungpinang. Wartawan koran ini, berusaha untuk konfirmasi ke GM PLN Area Tanjungpinang. Meskipun bisa dihubungi, tetapi masih enggan untuk memberikan tanggapan.

Sebelumnya, General Manager (GM) PLN Area Tanjungpinang, Armunanto mengatakan hampir rampungnya mega proyek interkoneksi Batam-Bintan (Babin) seolah memberikan nafas baru bagi PLN Tanjungpinang dalam memenuhi pelayanan kepada masyarakat.

“Pekerjaan interkoneksi secara keseluruhan akan rampung pada akhir September mendatang. Tentu ini kabar yang sangat menggembirakan bagi kami,” ujar Armunanto.

Dijelaskannya, kekuatan daya PLN Tanjungpinang saat ini masih disuplay dari PLTD, PLTU Galang Batang dan, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Dompak, Tanjungpinang. Menurut Armunanto, apabila proses interkoneksi sudah selesai akan ada kekuatan 135 mega watt.

“Khusus di Tanjungpinang beban puncak sekitar 58 mega watt. Sedangkan kemampuan yang ada 62-64 mega watt. Artinya masih ada surplus daya 4-6 mega watt,” jelasnya.

Dipaparkannya juga, kendala lain yang akan dihadapi pihaknya dalam melaksanakan interkoneksi listrik Babin di Tanjungpinang adalah belum adanya jaringan yang sesuai. Sehingga ada pekerjaan tambahan yang harus dilakukan pihaknya. Khususnya di dalam Kota Tanjungpinang.

“Kita bisa memindahkan suplai interkoneksi Babin seluruhnya paling lambat di akhir September. Untuk mempercepat itu, perlu membangun dua fider express menuju kota,” ungkapnya.

Dikatakannya juga, pembangunan tersebut perlu ada izin. Atas dasar itu, pihaknya minta dukungan Pemerintah Daerah, khususnya Pemko Tanjungpinang untuk membangun fider express tersebut. Ditambahkannya apabila itu selesai, bisa memenuhi pemasangan baru secara keseluruh.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar