Gubernur Diminta Lanjutkan Wacana Pemekaran Kabupaten Kundur

544
Pesona Indonesia
Plang nama kantor bupati persiapan Kabupaten Kepulauan Kundur beberapa waktu lalu. foto:imam soekarno/batampos
Plang nama kantor bupati persiapan Kabupaten Kepulauan Kundur beberapa waktu lalu. foto:imam soekarno/batampos

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun diminta melanjutkan wacana pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur yang menjadi harapan masyarakat selama ini. Apalagi pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur juga merupakan cita-cita almarhum HM.Sani, saat masih menjabat sebagai gubernur.

“Pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur tentu dapat memutus rentang kendali sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” tegas mantan Ketua Badan Persiapan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur (BP2K3) H.Abdul Manaf, Rabu (28/9) kemarin. Diakui perjuangan pembentukan Kabupaten Kepulauan Kundur sudah cukup maksimal. Buktinya, Undang Undang Daerah Otonomi Baru (DOB) nyaris disahkan. Terlebih dengan perjuangan cukup gigih yang dimotori pembina BP2K3 almarhum Abdul Malik tanpa kenal lelah. Dengan harapan semangat yang dilakukan kedua orang tersebut hendaknya dilanjutkan kembali oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

“Masalah ini perlu saya sampaikan, mengingat momentum sekarang Provinsi Kepri sedang merayakan HUT ke 14 dengan harapan tidak terlupakan begitu saja. Hanya melalui pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur, ekonomi masyarakat akan tumbuh berkembang. Saat ini Tanjungbatu ibarat hidup segan mati tak mau, kondisi semakin sepi dan tidak berkembang,” kata Abdul Manaf.

Abdul Manaf mejelaskan awal wacana pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur dan dirinya dipilih sebagai ketua BP2K3. Namun seiring berjalanya waktu, ia mengundurkan diri. Selanjutnya ketua dijabat Ikhsan Muharal sampai sekarang.

“Kami berharap agar Gubernur Kepri melanjutkan cita-cita almarhum HM.Sani terkait pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur. Jika dilihat semua persyaratan baik secara administrasi maupun persyaratan lainya Pulau Kundur sudah layak dimekarkan sebagai kabupaten,” tegasnya.

Pantauan fasilitas pendukung pemekaran Kabupaten Kepulauan Kundur sudah ada. Di antaranya gedung eks dinas pertanian di KM 6 dapat digunakan kantor bupati persiapan. Bahkan sebelumnya pembina BP2K3 almarhum Abdul Malik telah memasang plang nama kantor bupati persiapan Kabupaten Kepulauan Kundur sampai sekarang plang nama masih terpasang. Masyarakat berharap agar wacana pemekaran kabupaten Kepulauan Kundur bukan sekadar mimpi, namun dapat teralisasi. (ims/bpos)

Respon Anda?

komentar