Lansia Jadi Tanggungjawab Pemkab Bintan, Fasilitas Kesehatan Diberikan Gratis

416
Pesona Indonesia
Bupati Bintan, Apri Sujadi memberikan paket bantuan dan dana transportasi kepada lansia-lansia luar panti se Bintan di Gedung Olahraga (GOR) Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu, (28/9). Foto: Humas Pemkab Bintan.
Bupati Bintan, Apri Sujadi memberikan paket bantuan dan dana transportasi kepada lansia-lansia luar panti se Bintan di Gedung Olahraga (GOR) Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu, (28/9). Foto: Humas Pemkab Bintan.

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi menyerahkan bantuan dana dan bingkisan kepada 220 orang tua lanjut usia (lansia) dalam acara Pembinaan Bagi Lanjut Usia di Luar Panti yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu, (28/9).

Dalam kesempatan itu juga dihadiri Ketua Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bintan, Debby Maryanti Sujadi, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bintan, Ismail, Camat Gunung Kijang, Sattridha Novfykar, Camat Teluk Sebong, Herika Silvia, Camat Toapaya, Riang Anggraini, Lurah Kawal, Arief Sumarson dan tokoh-tokoh masyarakat sekitar.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan selalu mengedepankan pelayanan terhadap para lansia yang berada di 10 kecamatan se Kabupaten Bintan. Lansia yang berada di luar maupun di dalam panti akan terus mendapatkan bantuan berupa dana maupun lainnya. Itu semua dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya.

“Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada lansia. Kedepannya, kami selaku pimpinan daerah berjanji akan selalu memberikan yang terbaik bagi seluruh lansia di Bintan,” ujarnya.

Lansia yang ada di Kabupaten Bintan hampir mencapai 500-an orang. Mereka semua ada yang berdomisili di panti jompo yaitu Rumah Bahagia Bintan dan juga ada yang hidupnya di luar panti jompo. Lansia-lansia itu, lanjutnya, menjadi tanggungjawab penuh Pemkab Bintan sehingga untuk fasilitas kesehatannya akan diberikan secara gratis atau cuma-cuma. Namun fasilitas yang diberikan hanya ditingkat puskesmas saja. Jikapun harus merujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bintan maupun Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri, mereka harus menggunakan Kartu Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“BPJS Kesehatan yang digunakan lansia untuk merujuk dari puskesmas ke RSUD ataupun RSUP juga kita tanggung biayanya. Yang pasti semua fasilitas kesehatan serba cuma-cuma untuk lansia,” katanya.

“Sudah seharusnya mereka mendapatkan pelayanan yang layak dari pemerintah. Itu semua sudah menjadi kewajiban kita,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Bintan, Ismail berharap dengan kegiatan yang ditaja ini dapat mempererat rasa kebersamaan dan saling peduli terhadap orang tua. Agar rasa-rasa itu kian bersemi diantara lansia dengan pemerintah. Maka pemerintah memberikan paket bantuan beserta dana transportasi kepada lansia.

“Ada 220 lansia yang kita berikan paket bantuan. Semoga saja dengan bantuan itu dapat memotivasi dan bisa mempererat tali silaturahmi antara lansia-lansia Bintan dengan Pemkab Bintan,” harapnya.

Secara rinci, kata Ismail, lansia-lansia yang terdata sebagai penerima bantuan itu diantaranya dari Kecamatan Teluk Bintan ada 22 orang lansia, Kecamatan Seri Kuala Lobam ada 22 orang lansia, Kecamatan Teluk Sebong 22 orang lansia, Kecamatan Bintan Utara ada 22 orang lansia, Kecamatan Bintan Pesisir ada 22 orang lansia, Kecamatan Toapaya ada 22 orang lansia, Kecamatan Bintan Timur ada 22 orang lansia, Kecamatan Mantang ada 22 orang lansia dan Kecamatan Gunung Kijang ada 24 orang lansia.

“Masing-masing kecamatan 22 orang lansia yang kita ambil. Khusus Kecamatan Gunung Kijang dan Tambelan aja yang beda. Kalau Gunung Kijang sebanyak 24 orang dan Tambelan 16 orang,” katanya.

“Mengingat letak Tambelan jauh. Lansia dari kecamatan itu akan diserahkan bantuannya pada bulan depan,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar