Manchester City Berpeluang Jadi Juara Liga Champions

337
Pesona Indonesia
Penyerang anyar Manchester City, Nolito, merayakan golnya ke gawang Celtic yang menyelamatkan City dari kekalahan di Laga kedua Liga Champions Grup C, Kamis (29/9/2016) dini hari WIB. Foto: OLI SCARFF/AFP
Penyerang anyar Manchester City, Nolito, merayakan golnya ke gawang Celtic yang menyelamatkan City dari kekalahan di Laga kedua Liga Champions Grup C, Kamis (29/9/2016) dini hari WIB. Foto: OLI SCARFF/AFP

batampos.co.id -Manchester City dibawah asuhan Pep Guardiola tak haya berpeluang menjadi juara Liga Inggris musim ini, namun sangat berpeluang menjadi kampium Liga Champions.

Lihat saja penampilan mereka di Liga Champions di matchdya kedua Grup C. Saat bertandang ke kandang Celtic FC di Celtic Park, Kamis (29/9/2016) dini hari WIB, City yang sempat tertinggal mampu mengejar.

Meski hasil akhir imbang 3-3, namun perjuangan pemain City seolah tak kenal lelah.Bahkan ritme permainan City kini jauh lebih berkelas. Cepat dan terorganisir dengan baik. Serangan-serangannya mematikan. Itu juga tak terlepas dari sang pelatih.

Laga baru berjalan tiga menit, Moussa Dembele memang berhasil membawa Celtic unggul lebih dulu. Berawal dari umpan lambung James Forrest di sisi kanan, bola langsung disundul Erik Sviatchenko.

Dembele yang berada di dalam kotak penalti sukses membelokkan si kulit bundar masuk ke dalam gawang Man City dengan dadanya. Skor 1-0 untuk keunggulan Celtic.

Pada menit ke-11, Man City mampu menyamakan kedudukan. Umpan terobosan Aleksandar Kolarov berhasil dikonversikan Fernandinho menjadi gol dengan tembakan kaki kiri.

Masuk menit ke-20, Celtic kembali memimpin. Bola hasil tembakan kaki kiri Kieran Tierney dari dalam kotak penalti membentur kaki Raheem Sterling, dan berbelok masuk ke dalam gawang Man City.

Delapan menit berselang, Sterling sukses membayar lunas kesalahannya. Menerima umpan dari David Silva, Sterling mampu mengelabui satu pemain belakang dan kiper Celtic, sebelum akhirnya menjaringkan bola ke dalam gawang dengan tendangan kaki kanan.

Selepas imbang 2-2 hingga turun minum, Celtic mengawali babak kedua dengan baik. Mereka kembali memimpin 3-2 pada menit ke-47. Bola hasil tendangan akrobatik Moussa Dembele dari dalam kotak penalti tak mampu dihentikan kiper Man City, Claudio Bravo.

Namun, lagi-lagi Man City kembali membuat skor menjadi sama kuat pada menit ke-55. Memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Sergio Aguero, Nolito mencetak gol dengan sepakan kaki kanan.

Sampai peluit berbunyi panjang tanda laga usai, skor 3-3 tetap tidak berubah. Kedua tim harus puas berbagi angka satu pada matchday kedua ini.

Donasi satu poin membuat The Citizens tetap berada di peringkat kedua Grup C dengan nilai empat, hanya tertinggal 2 poin dari Barcelona yang menempati posisi teratas. Sementara, Celtic menghuni posisi tiga dengan mendulang satu poin.

SUSUNAN PEMAIN:

Celtic (4-2-3-1): 1-Craig Gordon; 23-Mikael Lustig, 28-Erik Sviatchenko, 2-Kolo Toure, 63-Kieran Tierney; 8-Scott Brown, 6-Nir Bitton (14-Stuart Armstrong 84′); 11-Scott Sinclair, 18-Tomas Rogic (14-Stuart Armstrong 57′), 49-James Forrest (27-Patrick Roberts 81′); 10-Moussa Dembele.
Pelatih: Brendan Rodgers

Manchester City (4-1-4-1): 1-Claudio Bravo; 5-Pablo Zabaleta, 11-Aleksandar Kolarov, 30-Nicolas Otamendi, 22-Gael Clichy (24-John Stones 73′); 25-Fernandinho; 7-Raheem Sterling, 8-Ilkay Gundogan, 21-David Silva, 9-Nolito (6-Fernando 76′); 10-Sergio Aguero.
Pelatih: Josep Guardiola

(ira/JPG)

Respon Anda?

komentar