Usai Garap Pertanian, Pemkab Lingga Kembangkan Sektor Perikanan

437
Pesona Indonesia
Bupati Lingga, Alias Wello. foto:hasbi/batampos
Bupati Lingga, Alias Wello. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Setelah mendatangkan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, beberapa waktu lalu Pemkab Lingga merencanakan mengundang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pujiastuti untuk pengembangan potensi perikanan Lingga.

“Setelah pertanian, kita akan masuk wilayah perikanan. Kita harapkan Bu Susi datang ke Lingga bulan November ini,” hal tersebut disampaikan langsung Bupati Lingga, Alias Wello di ruang kantornya beberapa waktu lalu.

Potensi perikanan Lingga dengan luas wilayah 96 persen laut, disampaikan Awe – panggilan akrab Bupati Lingga- sangat menjanjijakan. Jika tergarap maksimal, kedepan akan menjadi ekonomi baru dan menjawab persoalan masyarakat nelayan Lingga.

“Kita akan ekpose potensi perikanan kita. Kita di sini, bicara kedaulatan ekonomi. Kita punya potensi. Bukan mustahil kalau dikelola secara profesional akan menjadi ekonomi yang baru,” tambahnya.

Mendukung upaya tersebut, kata Awe, perlu komitmen yang tegas dengan tim yang solid. Kesiapan sumber daya manusia (SDM), kata Awe, juga menjadi salah satu syarat agar mempu menggarap seluruh potensi daerah yang ada.

Beberapa waktu lalu, bersama timnya Awe telah membuka pendaftaran untuk tenaga lokal para sarjana pertanian, perikanan dan peternakan mendukung kedaulatan ekonomi Lingga.

“Sektor perikanan bukan lagi konvensional. Kita kembangkan berbasis tehnologi. Mencontoh negara-negara maju seperti Norwegia dan Eropa Timur. Kita lakukan secara bertahap untuk kesiapan SDM. Banyak tenaga profesional anak-anak daerah, para sarjana perikanan, pertanian dan petenarkan dan kita sudah buka pendaftaran sesuai disiplin ilmu masing-masing. Sekarang sudah ada 100 lebih manusia berintelektual. Konsilidasi kita beri pelatihan yang lebih praktis agar mudah melakukan praktik di lapangan dengan penerapan teknologi baru,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Lingga juga akan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bintan yang berbatasan langsung dengan wilayah perairan Lingga. Untuk dapat menggarap sektor ini, kedua daerah, kata Awe, harus dapat bekerjasama. Di Lingga, wilayah Pulau Penuba, Kecamatan Selayar dan pulau di Kecamatan Senayang menjadi sentral perikanan.

“Kami sudah diskusi dengan Bupati Bintan. Kami akan kerja keroyokan, sharing sesuai dengan kemampuan. Memanfaatkan kakayaan laut. Bersama-sama memperkuat dan mengembangkan sektor perikanan. Kita akan coba sektor ini. Sentral alternatif kami di Penuba dan salah satu pulau kecamatan Senayang. Karena kita terpuruk APBD, membuat kita berjalan pelan dan merangkak. Tapi aku tetap tegar dan optimis,” tutup Awe. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar