Kena Razia Denpom, Anggota TNI Terpaksa Jemput Helm

1303
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: dok. JPNN
Ilustrasi. Foto: dok. JPNN

batampos.co.id – Jelang peringatan Hari Ulang Tahun TNI yang ke 71, pada pekan disiplin Detasemen Polisi Militer II/2 Jambi gelar razia ketertiban anggota TNI dan penggunaan atribut TNI pada kendaraan umum.

Razia dengan sandi Waspada Wira Lembing ini, mendapati pelanggaran yang dlakukan oleh 3 orang anggota TNI yang tidak melengkapi diri dengan dokumen yang kengkap saat meninggalkan satuan.

Dikatakan Wadan Denpom II/2 Mayor Henri Sirait, dari mereka yang melangar akan di lakukan penilangan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, dari mereka yang melanggar ada yang tidak melengkapi surat kelura dari satuan.

“Salah satunya mengendarai kendaraan bermotor tanpa dilengkapi dengan surat seperti STNK dan Sim, terkait ini kita lakukan penilangan dan akan kami serahkan untuk mendapatkan tindakan,” katanya seperti diberitakan Jambi Independent (Jawa Pos Group) hari ini (30/9).

Selain itu bagi pelanggaran anggota yang keluar dari satuan tanpa keterangan izin, maka akan dikembalikan ke satuan masing- masing unutk mendapatkan tindakan.

Bukan hanya itu saja bebrapa kendaraan juga dihentikan karena kedapatan menambahakan beberapa atribut TNI di kendaraan, dikatakan oleh Henri Siarait, aksesoris seperti itu tidak boleh di pasang dikendaraan.

“Jangankan Sipil di kendaraan TNI pun takboleh di pasangang,” jelasnya.

Sementara itu salah satu pengendara yang diketahui bernama Dedi Mubarak warga Tanjab Barat, tidak mengetahui bahwa plat dari kobil yang dikendarainya ada stiker TNI.

Saat ditanya kenapa memasang atribut tersebut, dia hanya mengtakan tidak tahu dan tidak untuk apa-apa, karena dia tidak mengetahui siapa yang memasang atribut tersebut.

“saya tidak tahu, itu kakak saya yang anggota yang memasanganya,” katanya.

Dalam hal ini dia diberi peringatan, agar tidak kemabli memasang atribut tersebut, dan dia diminta unutk mencopot unutk menyerahkan atrbut itu keanggota unutk dilakukan penyitaan.

Pantauan dilapangan razia yang dilakukan sejak pukul 10.00 WIB ini, menagamankan 1 unit motor yang diduga bodong, dan akan diserahkan ke kepolisian, selai itu belasan pengendara yang tak melengkapi dirinya dengen surat dan alat berkendara di minta pulang unutk melengkapi.

Setelah mengambil perlengkapan, penegdara tersebut dipersilahkan mengambil kendaraanya kembali unutk melajutkan perjalanan.(jpg)

Respon Anda?

komentar