Panitia FBK Targetkan 160 Kapal Hias, Sungai Carang Bermandikan Cahaya

728
Pesona Indonesia
Festival Sungai Carang akan  ikut meramaikan Festival Bahari Kepri (BRK) Oktober mendatang. foto:dok
Festival Sungai Carang akan ikut meramaikan Festival Bahari Kepri (BRK) Oktober mendatang. foto:dok

batampos.co.id – Panitia Festival Sungai Carang (FSC) yang merupakan rangkaian Festival Bahari Kepri (FBK) menargetkan 160 kapal hias yang akan melayari Sungai Carang pada puncak FBK nanti.

“Kita ingin menjadikan Sungai Carang bermandikan cahaya pada even FBK nanti. Makanya panitia terus mematangkan persiapan,” ujar Koordinator FSC, Socrates dalam rapat bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Guntur Sakti dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram di Hotel Laguna, Tanjungpinang, kemarin.

Masih kata Socrates, parade Kapal hias yang dirancang khusus malam hari, akan menjadi warna tersendiri. Berangkat dari keinginan tersebut, tentu perlu dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.

“Tekad kita adalah untuk mengangkat nama besar Sungai Carang. Sehingga menjadi ikon wisata yang mendunia,” papar Socrates.

Menurut Socrates, untuk mensukseskan even itu nanti tentunya perlu kerja keras bersama panitia. Selain itu perlu dukungan baik dari Pemerintah Provinsi Kepri maupun Pemko Tanjungpinang.

“Terobosan ini tentunya menjadi satu tantangan. Karena keberhasilan even itu nanti akan menjadi daya pikat wisman untuk datang ke Provinsi Kepri, Tanjungpinang,” paparnya lagi.

Lebih lanjut katanya, panitia menargetkan sekitar 160 kapal hias yang akan terlibat pada even itu nanti. Menyiasati hal itu, tentu perlu keterlibatan langsung seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) baik yang ada di Provinsi maupun Kota Tanjungpinang.

“Kami juga mengharapkan partisipasi dari Kabupaten/Kota yang lain. Karena ouput yang diharapkan adalah untuk bangkitnya pariwisata Kepri,” jelas Socrates.

Pada kesempatan itu, Socrates juga mengatakan, sebelum Parade Kapal Sungai Carang pada 28 Oktober, akan didahului dengan kegiatan-kegiatan pendukung lainnya. Yakni pada 25 Oktober di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang dan Anjung Cahaya, Tepi Laut.

Adapun kegiatan di Lapangan Pamedan adalah Festival Drum Band. Kegiatan itu nanti akan menjadi media kreativitas bagi generasi-genarsi di Tanjungpinang untuk menunjukan kemahiran dalam bermain drum band.

“Kemudian pada sore hari di Anjung Cahaya akan dilanjutkan dengan festival kuliner 10 kampung, Fetival Gurindam 12 dan Fashion Show Busana Melayu,” tutup Socrates.

Sementara itu, Ketua Harian Festival Bahari Kepri, Guntur Sakti yang merupakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Guntur Sakti mengatakan setiap kegiatan perlu dirancang dengan matang. Karena kemasan FBK kelasnya adalah internasional.

“Dispar Provinsi Kepri siap mendukung infrastruktur pendukung untuk kegiatan-kegiatan itu nanti,” ujar Guntur.

Sedangkan terkait para kapal sungai carang yang mengangkat tema ” Sungai Cahaya”, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota. Artinya mengharapkan adanya utusan-utusan yang ambil bagian dari kegiatan itu nanti.

“Untuk persiapan ini, tentu perlu prepare khusus. Konsep linghtingnya seperti apa, pada masing-masing kapal hias itu nanti. Selain persiapan yang matang, kunci akhirnya adalah linghtingnya harus mempesona,” tutup Guntur.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar