Pasukan TNI AU Dikerahkan ke Natuna, Presiden Jokowi Juga Ikut

3840
Pesona Indonesia
Presiden Joko Widodo saat meninjau perairan natuna menggunakan KRI Imam Bonjol, Kamis (23/6/2016). Sumber Foto: AFP/istana presiden
Presiden Joko Widodo saat meninjau perairan natuna menggunakan KRI Imam Bonjol, Kamis (23/6/2016). Rencananya Jokowi akan kembali hadir dalam latihan perang TNI AU 3-6 Oktober mendatang. Sumber Foto: AFP/istana presiden

batampos.co.id -Latihan perang di Natuna yang melibatkan 2.200 personel TNI dan 70 pesawat tempur pada 3-6 Oktober 2016 mendatang rencananya akan dihadiri oleh Presiden Jokowi, didampingi sejumlah menteri, khususnya Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo serta sejumlah menteri lainnya.

Rencananya, Jokowi akan menyaksikan bagaimana persenjataan TNI, khususnya AU menembak target yang sudah direncanakan.

“Benar, rencananya latihan tempur ini akan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo beserta sejumlah Menteri, Petinggi TNI dari semua kesatuan hingga pejabat negara lainnya,” ujar Komandan Lanud (Danlanud) Natuna, Kolonel (Pnb), Nurtanio Affan, ketika dijumpai dalam meninjauan persiapan latihan, di Pangkalan TNI AU, Kamis (29/9/2016).

Selain kembali dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo dan pejabat tinggi negara, latihan tempur yang di selenggarakan ini merupakan salah satu kehormatan yang luar biasa untuk Natuna.

“Untuk itu mari kita dukung secara bersama-sama, terutama insan pers,” sebut Danlanud.

Kemudian tambah Danlanud, kepada warga dan nelayan yang beraktifitas di sekitar lokasi sasaran tembak, agar tak berkatifitas untuk sementara waktu. Terutama 20 mill dari ujung utara landasan bandar udara arah laut dan di sekitar Pangkalan TNI AU.

“Sasaran tembak di ujung landasan Bandar Udara Ranai, juga di sekitar Pangkalan TNI AU Natuna. Untuk menjaga keamanan, kita himbau warga dan nelayan supaya tak beraktifitas sementara waktu di sekitar lokasi latihan tempur itu,” imbau Danlanud. (maz/PM)

Respon Anda?

komentar