Petugas Bea Cukai Batam Berenang Dalam Kondisi Patah Tulang Kaki Kiri dan Kanan serta Lengan

3154
Pesona Indonesia
Petugas Bea Cukai Batam  Imron Wahyudi saat dievakuasi di Pantai Nongsa, Kamis (29/9/2016) dini hari WIB. Foto: istimewa
Petugas Bea Cukai Batam Imron Wahyudi saat dievakuasi di Pantai Nongsa, Kamis (29/9/2016) dini hari WIB. Foto: istimewa

batampos.co.id – Upaya petugas Bea Cukai Batam Imron Wahyudi menyelamatkan diri saat kapal patroli BC 15025 yang ia gunakan meledak, Rabu petang (28/9/2016) lalu di Perairan Nongsa terbilang heroik.

Bagaimana tidak, dalam kondisi patah kaki kiri dan kanan serta patah tulang lengan kiri dan tubuh luka bakar ia mampu berenang di laut hingga mencapai tepian. Padahal kondisi arus cukup kencang saat itu.

Salah seorang petugas Rumah Sakit Budi Kemuliaan yang menjemput Imron Wahyudi di pantai Nongsa, setelah mendapatkan pertolongan dari warga sekitar membenarkan konsisi itu.

“Dia terombang ambing di laut ada sekitar tiga jam. Soalnya kawan dia yang tiga orang itu sampai di rumah sakit jam sepuluh,” ungkapnya.

Pada saat mengevakuasi Imron, ia mendapatkan cerita dari warga sekitar, bahwa saat itu warga mendengar Imron teriak meminta tolong.

“Dia berenang karena lihat cahaya yang berada di tepi pantai. Lalu sampai di tepi pantai, dia meminta tolong dan ditolong sama bapak-bapak yang tinggal di kedai pantai itu,” lanjutnya.

Saat ini Imron masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Budi Kemuliaan karena mengalami patah tulang kaki kanan, kaki kiri, patah tulang lengan kiri, memar dan luka bakar sedang. (eggi)

Respon Anda?

komentar