Polisi Ringkus Tiga Pengedar di Tanjungpinang, Sabu Didapat dari Batam

608
Pesona Indonesia
 Kapolres Tanjungpinang didampingi Kasat Narkoba AKP Riky Firmansyah (baju kemeja), Kasubbag Humas AKP S Zalukhu menunjukkan barang bukti narkoba. Foto: Osias De/ Batampos
Kapolres Tanjungpinang didampingi Kasat Narkoba AKP Riky Firmansyah (baju kemeja), Kasubbag Humas AKP S Zalukhu menunjukkan barang bukti narkoba. Foto: Osias De/ Batampos

batampos.co.id – Jajaran Satnarkoba Polres Tanjungpinang, meringkus tiga orang yang diduga sebagai pengedar narkotika di wilayah Tanjungpinang dari lokasi yang berbeda. Dari tangan ketiganya petugas berhasil menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan total sebanyak 139,3 gram.

Penangkapan pertama dilakukan polisi terhadap IK (37). Ia ditangkap di Hotel Bintan Beach Resort (BBR) yang berada di Jalan Pantai Impian, Tanjungpinang, pada Rabu (14/9) sekitar pukul 18.30 WIB. Dari situ petugas menyita narkotika jenis sabu seberat 138,8 gram.

Selanjutnya, penangkapan kedua dilakukan terhadap HY (43). Ia ditangkap di Jalan Darusalam, pada Selasa (20/9) sekitar pukul 19.30 WIB. Dari tangannya petugas berhasil menyita narkotika jenis sabu seberat 0,32 gram.

Dari penangkapan terhadap HY, pada hari yang sama sekitar pukul 23.00 WIB, polisi yang melakukan pengembangan pun berhasil meringkus JR. Ia ditangkap di Jalan Jawa, Kelurahan Tanjungpinang Barat. Dari tangannya petugas berhasil mendapatkan barang bukti sabu 0,18 gram.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro mengatakan, penangkapan terhadap ketiga tersangka tersebut dilakukan pihaknya berdasarkan laporan dari masyarakat yang ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan.

”Untuk tersangka IK, ia kami tangkap di Hotel BBR kamar nomor 220. Selain sabu 138,8 gram, kami juga menendapatkan barang bukti lain diantaranya, seperangkat alat hisap sabu, satu timbangan digital merek Constant, satu bundel kantong plastik bening, satu tempat kacamata warna hitam, satu helai CD merek Levis, satu buah tas sandang warna hitam, satu buah tas kantung warna hijau, satu buah sendok terbuat dari pipet plastik, satu buah mancis gas, satu buah gunting kecil, satu buah kantong plastik bekas obat warna biru dan satu lembar bukti pembayaran kamar hotel,” jelas Joko, yang didampingi Kasat Narkoba AKP Ricky Firmansyah dan Kasubbag Humas AKP S Zalukhu, saat ekspose dikantornya, Kamis (29/9).

Dikatakan Joko, untuk HY dan JR yang merupakan satu jaringan tersebut. Pihaknya masih melakukan pengembangan dan telah mengantongi identitas jaringan mereka. Selain itu, lanjut Joko, berdasarkan keterangan yang didapat pihaknya dari para tersangka narkoba yang mereka edarkan tersebut didapat dari Batam.

”BB yang kami amankan dari HY dan JR, selain sabu yakni dua lembar uang pecahan Rp 100 ribu, satu lembar uang pecahan Rp 50 ribu, seperangkat alat hisap sabu, satu bundel kantong plastik bening, satu timbangan digital, satu sendok kecil, satu buah gunting, satu handpone merek Maxtrone beserta kartunya dan juga satu handpone merek Nokia,” kata Joko.

Dijelaskan Joko, akibat perbuatan mereka yang tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika, ketiga tersangka tersebut dijerat dengan pasal yang berbeda.

”Untuk IK, dijerat dengan pasal 114 ayat (2), atau pasal 112 ayat (2). Sedangkan HY dan JR dijerat dengan pasal 114 ayat (1), junto pasal 112 ayat (1) junto pasal 132 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Mereka terancam penjara diatas lima tahun.” pungkas Joko.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar