Sembilan Pulau di Karimun Diusulkan Jadi Wilayah KEK

430
Pesona Indonesia
 Bupati Karimun Aunur Rafiq. foto:tri haryono/batampos
Bupati Karimun Aunur Rafiq. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Sembilan pulau di Kabupaten Karimun telah diusulkan ke pemerintah pusat untuk dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Usulan kesembilan pulau tadi berdasarkan tata letak wilayah yang dinilai strategis. Karena berhadapan langsung dengan negara tetangga.

“Kita mengusulkan sembilan pulau untuk dijadikan KEK dengan harapan dapat menarik investor sebanyak-banyaknya. Sehingga potensi di setiap pulau dapat dikembangkan dari berbagai sektor. Mulai dari industri, pariwisata, dan lainnya,” beber Bupati Karimun Aunur Rafiq, belum lama ini.

Adapun embilan pulau yang diusulkan menjadi wilayah KEK adalah Selat Beliah, Pulau Asam, Pulau Mudu, Pulau Durian Kecil, dan Pulau Tambelas. Kemudian, Pulau Parit, Pulau Tulang, Pulau Lumut, dan Pulau Papan.

“Diantara sembilan pulau tadi, lima tidak berpenghuni. Akan tetapi sudah ada pemiliknya, seperti pulau Durian Kecil, Pulau Asam, Pulau Mudu, Pulau Lumut serta Pulau Durian Kecil,” ucapnya.

Usulan Pemerintah Kabupaten Karimun direspon Gubernur Nurdin Basirun dengan melanjutkan ke pemerintah pusat. Bahkan, sudah ada tim dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang turun ke lapangan meninjau langsung serta melakukan survei terhadap kelayakan sembilan pulau itu sendiri.

“Kita tinggal nunggu keputusan dari Kemenko Perekonomian apakah usulan kita disetujui atau tidak,” sebut Rafiq.

Sedangkan status KEK sangat berbeda dengan kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ). Di mana, status KEK nantinya tidak ada campur tangan pemerintah pusat. Melainkan, tanggungjawab sepenuhnya pemerintah daerah dalam hal ini pembangunan infrastruktur maupun biaya operasional pegawai BP Kawasan Karimun.

“Intinya, kita ingin wilayah KEK di sembilan pulau dapat dimanfaatkan untuk bidang usaha. Dengan demikian, akan berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat dan Pemda Karimun itu sendiri,” tutupnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar