Pesawat Xpress Air yang baru mendarat di Bandara Khusus Matak, Sabtu (3/9). foto:syahid/batampos
Pesawat Xpress Air yang baru mendarat di Bandara Khusus Matak, Sabtu (3/9). foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra, mengaku lega setelah maskapai Xpressair sudah mendapatkan perpanjangan izin landing sementara dari Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas. Perpanjangan izin, kata Wan Zuhendra, diperpanjang hingga akhir bulan Desember tahun 2016 ini.

“Alhamdulillah maskapai penerbangan Xpressair sudah dapat perpanjangan izin landing dari SKK Migas hingga Desember nanti,” ungkap Wan Zuhendra ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/9) siang.

Dengan adanya perpanjangan izin landing itu, kata Wan, ia berharap transportasi udara yang melayani penerbangan ke Anambas bisa berjalan lancar dan pesawat yang ada tersebut bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat Anambas.

Diakuinya ia sempat mengaku miris ketika izin landing belum ditandatangani pihak SKK Migas, oleh karena itu berbagai upaya dirinya lakukan agar izin tersebut didapatkan. Bukan hanya dirinya tetapi bersama dengan perusahaan penerbangan terkait dan perusahaan pengelola bandara kala itu masih dikelola perusahaan Conocophilips yang saat ini dikabarkan telah dijual kepada PT. Medco Energi beberapa minggu yang lalu.

Diketahui, pesawat tersebut saat ini masih beroperasi dua kali dalam satu minggu yakni hari Senin dan Sabtu. Izin slot time yang dikantongi hanya dua hari itu. Jika penerbangan sudah lancar dan diimbangi dengan antrean daftar penumpang yang melonjak, baru akan ditambah lagi slot timenya menjadi tiga kali dalam satu minggu.

Sebelum diperpanjang izin landingnya, pesawat ini sempat dikabarkan tidak bisa landing lagi di bandara khusus Matak lantaran pada saat itu izin landing sudah berakhir pada tanggal 17 September. Namun karena kepentingan orang banyak, akhirnya SKK Migas memberikan izin tersebut. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar