Hari Terakhir, Tebusan Tax Amnesty di Karimun Lebih Dari Rp 47 Miliar

2286
Pesona Indonesia
Hari terakhir pelaksanaan tax amnesty di KPP Pratama Tanjungbalai Karimun. foto:tri haryono/batampos
Hari terakhir pelaksanaan tax amnesty di KPP Pratama Tanjungbalai Karimun. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Dana tebusan pengampunan Pajak (Tax Amnesty) yang masuk ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjungbalai Karimun hingga pukul 14.30, Jumat (30/9), mencapai Rp 47.373.977.937. Sementara surat setoran pajak mencapai 1.440 lembar. Secara nasional, target tax amnesty mencapai Rp165 triliun.

“Kalau di sini tidak ditarget, tapi luar biasa pencapaiannya hingga Rp 47 miliar lebih. Artinya, dunia usaha sangat merespon terhadap program tax amnesty,” kata Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Tanjungbalai Karimun, Bambang Ravani Erlianto.

Dengan pencapaian tersebut, berarti respon masyarakat terhadap program tax amnesty oleh pemerintah positif. Melalui sosialisasi kepada masyarakat, media massa, spanduk, radio maupun tokoh-tokoh masyarakat yang berdampak terhadap peningkatkan perolehan dana dari tax amnesty di Kabupaten Karimun.

“Semuanya proaktif termasuk Apindo itu sendiri. Dengan pengeluaran harga yang dilaporkan mencapai Rp2,3 triliun atau rata-rata 2 persen,” jelasnya.

Manfaat tax amnesty itu sendiri, lanjut Bambang, untuk masyarakat umumnya sama seperti yang didapat kalangan atas atau pelaku usaha. Mulai dari bebas dari pajak penghasilan, tidak terkena sanksi administrasi, tidak terkena pidana pajak. Bahkan, ke depan, wajib pajak tersebut tidak lagi mengalami pemeriksaan Penyidik Pajak karena bebas dari pidana pajak dengan membayar 2 persen dari aset bersih yang mereka laporkan.
“Saat pembelian aset dari penghasilan tidak kena pajak, jadi terhapuskan. Tidak kena sanksi administrasi maupun pidana pajak,” ucapnya.

Terpisah Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Karimun Sabari Basirun sangat mendukung terhadap program tax amnesty oleh pemerintah. Sehingga, bisa memberikan bantuan untuk pemerintah dari segi pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur.

“Dunia usaha mengapresiasi upaya pemerintah mensosialisasi program tax amnesty,” singkatnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar