LAM Kepri Perkuat Basis Lewat Hulu Balang

527
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, saat pelantikan hulubalang LAM Kepri sebelum pengukuhan. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, saat pelantikan hulubalang LAM Kepri sebelum pengukuhan. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Panglima Resimen, Hulu Balang Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, Haidar Rahmat mengatakan LAM Kepri akan memperkuat basis hulu balang di Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri. Pembangunan kekuatan tersebut adalah untuk menjaga dan melestarikan adat istiadat melayu yang ada di Provonsi Kepri.

“Tugas kami cukup berat, yakni menegakan adat dan istiadat melayu yang ada di Provinsi Kepri. Tentu perlu kekuatan bersama untuk melaksanakan tanggungjawab tersebut,” ujar Haidar Rahmat menjawab pertanyaan media, kemarin.

Disebutkannya, Hulu Balang LAM Provinsi Kepri dibentuk bukan berdasarkan pada akta notaris. Melainkan bergandengan dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2014 tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri. Ditegaskannya, sudah menjadi kewajiban bagi Hulu Balang LAM untuk menjaga adat, menjunjung budaya.

“Adat istiadat adalah karakteristik daerah. Maka daripada itu, adat istiadat harus terus ditegakan. Tugas kami juga membela hak masyarakat adat. Selain itu adalah menjaga kelestrian masyarakat adat,” jelasnya.

Dikatakannya, untuk memantapkan peran tersebut, lewat rapat kerja yang disejalankan dengan workshop tentang adat dan istiadat di Provinsi Kepri, pihaknya akan mengundang khusus beberapa nara sumber. Seperti tokol LAM Provinsi Kepri, Abdul Malik, Arif Fadillah, dan dari Hulu Balang LAM Kepri.

“Kita akan membuat grand design Hulu Balang LAM. Artinya Hulu Balang LAM bukan merupakan organisasi masyarakat. Apabila tidak ada halangan, akan dibuka oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun besok (hari ini, red) di Asrama Haji, Tanjungpinang,” tutup Haidar Rahmat.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar