Otak Mati Tetapi Tubuh Masih Hidup

664
Pesona Indonesia
Sam saat di rumah sakit. Insert: Sam bersama Tom sebelum kecelakaan. / Foto: Daily Mail
Sam saat di rumah sakit. Insert: Sam bersama Tom sebelum kecelakaan / Foto: Daily Mail

batampos.co.id – Sam Hemming sudah tidak tertolong lagi. Dokter menyatakan pasien yang dirawat setelah koma 19 hari itu, otaknya dinyatakan mati. Kepada kedua orang tuanya, medis juga meminta agar segera direlakan pergi. Biar tenang, dokter menyarankan melepaskan mesin penyangga hidup yang selama ini membantunya saat koma.

Sam kehilangan pendengarannya, mengalami patah tulang di sekujur tubuh, bahkan patah leher ketika mobil yang ditumpanginya mengalami kecelakaan.

Namun, Tuhan berkata lain. Di saat keluarga berkumpul bersama dokter untuk berdoa sebelum mesin itu dicabut, gadis berusia 22 tahun itu bereaksi. Jempol-jempol kakinya bergerak-gerak. Dan, sekarang, meski masih harus terapi karena mengalami kerusakan otak, Sam sehat. Dia belajar berjalan dan berbicara lagi.

”Ini keajaiban. Kami sudah merelakannya. Dokter mengatakan kalau tidak ada harapan untuk sembuh,” ujar ibu Sam, Carol Hemming seperti dikutip Daily Mail.

”Sammy mengalami luka-luka yang sangat parah. Tidak akan ada orang yang selamat dengan luka seperti yang dialami Sammy,” sambungnya.

Diceritakan Carol, Sam mengalami kecelakaan saat hendak pulang bersama kekasihnya Tom Curtis pada 20 Juli. Mereka menghadiri makan malam bersama rekan-rekannya. Namun, di tengah perjalanan kecelakaan itu terjadi. Mobil yang dikemudian Tom terbalik.

Tom juga terluka namun tidak serius. Sementara Sam babak belur. Dokter mengatakan kalau tidak ada harapan untuk Sam kembali seperti sedia kala. Selama 19 hari itu hidupnya bergantung penuh pada mesin. Tetapi, keajaiban terjadi.

Saat ini Sam dalam proses pemulihan. Setelah delapan pekan di rumah sakit, Sam pulang, belajar berbicara, dan rutin mengikuti terapi.

”Dia benar-benar bangkit dari kematian. Jika saat itu dia tidak menggerakan jempolnya mungkin dia tidak akan ada di sini sekarang,” kata Carol.

Ditambahkan Carol, para dokter bedah, paramedis, dan polisi melihat Sam sambil bengong.

”Otak Sammy dalam keadaan mati. Tetapi, ada bagian otak milik Sam, yang orang lain jarang berfungsi, bertumbuh dan memungkinkannya untuk berbicara dan bergerak,” terang perempuan 62 tahun itu.

Semoga lekas pulih Sam. Tetap semangat ya.(*/tia/jpg)

Respon Anda?

komentar