Mario Teguh Pamit, Berhenti Beri Motivasi Lewat Televisi

3152
Pesona Indonesia
Mario Teguh. (foto: ps)
Mario Teguh. (foto: ps)

batampos.co.id – Setelah lebih dari 11 tahun tampil di televisi memberikan motivasi, motovator ulung Mario Teguh akhirnya pamitan.

Pria kelahiran Makassar ini memutuskan mengakhiri kegiatan memberikan pelayanan motivasi melalui layar televisi.

Hal itu disampaikan Mario melalui akun Instagram miliknya @marioteguh, Sabtu (1/10/2016).

Ia menulis acara Mario Teguh Golden Ways yang ditayangkan di Kompas TV, Sabtu (1/10/2016) pukul 19.30-21.00 WIB, merupakan yang terakhir.

“Sahabat saya yang baik hatinya, malam ini kami NOBAR TERAKHIR MTGW – Saranghaeyo. KOMPAS TV Sabtu, 1 Oktober 20w6 19.30-21.00 WIB,” tulis Mario.

Mario menuliskan, atas nama MTSC Management Team dan Crew, ia menyampaikan permohonan pamit untuk mengakhiri pelayanan motivasional di layar televisi, yang sudah hampir 11 tahun dilakoninya.

“Kami sudah menyampaikan pengunduran diri kami dari Kompas TV, sehingga hari Sabtu ini, 1 Oktober 2016 adalah episode MTGW terakhir yang akan tayang di Kompas TV,” tulis Mario.

Mario menyampaikan rasa terima kasih kepada para penikmat Mario Teguh Golden Ways.

“‎Segenap Management Team MTSC dan saya menyampaikan rasa terima kasih yang dalam kepada sahabat-sahabat baik kami di Kompas TV dan semua pemirsa MTGW di Indonesia dan di mancanegara,” tulisnya.

Pengunduran diri Mario Teguh ini diduga akibat kisruh dia dengan Ario Kiswinar Teguh, pria yang mengaku sebagai anak kandungnya, namun tak diakui Mario Teguh, sehingga kasusnya makian runyam.

Mario sempat mensomasi Ario dan ibunya, namun Jumat (30/9/2016) lalu giliran Ario dan ibunya yang melaporkan Mario Teguh ke polisi.

Setidaknya ada lima alasan Ario melaporkan ayahnya, yakni:

1. Kiswinar merasa kecewa dengan pernyataan Mario Teguh, yang tak mengakui dirinya sebagai anak.

2. Mario dinilai telah melakukan kebohongan.

3. Mario dinilai telah melakukan pencemaran nama baik, menghina, memfitnah bahkan merendahkan martabat mantan istrinya Ariyani beserta keluarga.

4. Kiswinar ingin menerapkan perkataan Mario pada 25 tahun lalu. Mario pernah berpesan agar menjadi orang yang jujur.

“Kamu harus jujur. Kalau kamu salah kamu akui. Kalau kamu mengakui kamu siap tanggung akibatnya,” ujar Kiswinar mengulang apa yang disampaikan Mario saat itu.

5. Kiswinar ingin memberi kesempatan Mario untuk kembali ke jalan yang benar, dengan mengakui kesalahannya.

“Hari ini saya mau memberikan kesempatan pada ayah saya untuk menjalankan kata-katanya. Hal yang dia nasihatkan ke saya 25 tahun yang lalu,” ucapnya. (jpnn)

Respon Anda?

komentar