Anak Provos Dimutilasi, Pelakunya Istrinya Sendiri

723
Pesona Indonesia
Ilustrasi pembunuhan. Sumber: jpg
Ilustrasi pembunuhan. Sumber: jpg

batampos.co.id – Aipda Deni Siregar yang berdinas di Subdit Provos Bidang Propam Polda Metro Jaya, histeris saat pulang ke rumahnya pada pukul 19.40 WIB, menemukan buah hatinya A yang baru berusia satu tahun tewas dengan kondisi tubuh terpotong-potong.

A adalah anak kedua Deni berjenis kelamin laki-laki. Sementara anak perempuannya ia temukan dengan kondisi menangis dan luka di bagian telinga.

Yang membuat Aipda Deni miris adalah pelaku mutilasi anak keduanya itu ternyata istrinya sendiri, Mut Mainah (28).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, kejadian ini masih dalam proses pendalaman penyidik. Apakah ada cek-cok atau masalah lainnya.

Awi membenarkan kalau peristiwa itu bermula saat Aipda Deni pulang ke rumahnya pada pukul 19.40 WIB.

“Sesampainya di rumah, kebetulan kontrakan itu terkunci dari dalam. Karena enggak bisa dibuka dari luar, si suami mendobrak dan mencoba membuka paksa menggunakan obeng,” terang Awi di Polda Metro Jaya, Senin (3/10/2016).

Saat didobrak, sambung Awi, sejumlah tetangga sudah menyaksikannya. Lalu suami pelaku masuk ke dalam kamar.

“Di kamarnya, saksi melihat anak kedua laki-laki berumur setahun sudah tidak bernyawa, kemudian putrinya (anak pertama) waktu itu sedang menangis dan ada luka di telinganya,” beber mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini.

Ketika itu, si pelaku dalam keadaan tertidur dan ada sebilah pisau dengan lumuran darah segar.

“Ada juga beberapa potongan tubuh, sehingga si saksi shock dan langsung teriak minta tolong,” kata dia lagi.

Tidak berapa lama sejumlah tetangga hingga ketua RT setempat datang ke lokasi guna memastikan keadaan sebenarnya.

“Suami pelaku dan putrinya yang masih dua tahun dibawa ke rumah ketua RT. Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Cengkareng,” beber dia.

Petugas, kata Awi, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pelaku dalam hal ini ibu kandung korban.

“Yang pasti masih kita dalami lagi apa sebenarnya yang terjadi,” tutup perwira berpangkat tiga melati di pundak ini.

Mut Mainah kini mendekam di tahanan Polres Metro Jakarta Barat. Dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang menghabisi nyawa buah hati sendiri.

Namun dugaan sementara, Mut memutilasi buah hatinya akibat depresi. (elf/JPG)

Respon Anda?

komentar