Anambas Perlu Tingkatkan Infrastruktur Dasar

356
Pesona Indonesia
Kepala Divisi Promosi Perdagangan dan Investasi Kedutaan Polandia, Konsuler Pertama Romuald Morowsky, ditemani Bupati Anambas, Abdul Haris, saat berkunjung ke Anambas. foto:syahid/batampos
Kepala Divisi Promosi Perdagangan dan Investasi Kedutaan Polandia, Konsuler Pertama Romuald Morowsky, ditemani Bupati Anambas, Abdul Haris, saat berkunjung ke Anambas. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat perhatian serius dari Polandia. Kepala Devisi Promosi Perdagangan dan Investasi, Konselor Pertama Romuald Morawski mengatakan, pihaknya akan menyampaikan potensi Anambas kepada pengusaha-pengusaha yang berada di Polandia. Meski demikian, dirinya menyayangkan, infrastruktur yang ada saat ini masih minim.

Menurutnya, untuk mendatangkan investor tidak mudah, tapi harus berusaha keras dengan memperbaiki infrastruktur yang diperlukan disuatu daerah. Infrastruktur yang dimaksud yakni mulai dari pembangunan bandara yang dikuasai oleh pemerintah itu sendiri, bukan dikuasai oleh swasta seperti yang ada saat ini yakni bandara khusus Matak yang dikelola oleh salah satu perusahaan migas.

Peningkatan kapasitas jalan yang lebih layak dari yang ada saat ini. Menurutnya, jalan yang ada saat ini terlalu sempit sehingga tidak bisa dilalui kendaraan besar. Tidak kalah pentingnya mengenai telekomunikasi dan informatika yang memadai. “Disini internet susah,” ungkap Romuald Morowsky kepada wartawan.

Oleh karenanya, pihaknya menyarankan kepada pemerintah daerah agar segera memperbaiki infrastruktur dimaksud. “Tiga infrastruktur dasar itu merupakan unsur penting dalam pembangunan, dan menarik ivestor, karena dapat mempermudah akses bagi investor yang akan berkunjung ke Anambas,” ungkapnya kepada wartawan.

Dirinya menambahkan, di Anambas seharusnya saat ini sudah ada hotel sekelas bintang tiga untuk menambah kenyamanan turis asing. Jadi turis bisa lebih nyaman menginap dihotel yang mewah. Bukan hotel melati seperti saat ini.

“Selain hotel bintang tiga, ketersediaan air bersih juga sangat dibutuhkan untuk mengimbangi kemajuan daerah,” jelasnya.

Secara pribadi Romuald, mengakui bahwasanya Anambas memiliki kekayaan alam yang tidak ternilai dengan uang. Kekayaan yang dimaksud seperti memiliki pantai yang indah, alam bawah laut yang mempesona. Namun belum dikelola dengan baik dan benar.

Ia berharap budaya yang dimiliki Anambas lebih ditonjolkan, sebab budaya bagian dari modal untuk memajukan wisata. Ketertarikan bagi investor asing itu terlihat dari budaya yang dimiliki oleh daerah itu sendiri. Ia yakin jika hal itu diciptakan dengan baik tentu akan banyak investor yang akan menanam modalnya untuk membangun bisnis di anambas. “Banyak hal yang harus dipersiapkan oleh pemerintah daerah anambas,” ujarnya.(sya/bpos)

Respon Anda?

komentar