Pulang Dari Lokalisasi, Pria Lajang Ini Masuk Rumah Sakit

846
Pesona Indonesia
ilustrasi lakalantas
ilustrasi lakalantas

batampos.co.id – Warga Kampung Baru, Prawisnu, 29, terpaksa dilarikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjunguban akibat terlibat kecelakaan lalulintas (lakalantas) tunggal di Jalan Raya Tanjunguban, Batu 92, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Minggu (2/10) dini hari. Beruntung dalam insiden itu korban tidak mengalami luka parah namun kondisi mobilnya mengalami ringsek berat.

“Usai pulang dari lokalisasi korban masuk RSUD Tanjunguban. Itu semua dikarenakan korban mengemudikan mobilnya dalam kondisi mabuk. Sehingga mobilnya masuk ke semak-semak dan terbalik,” ujar KBO Satlantas Polres Bintan, Ipda Junaidi saat dikonfirmasi.

Diceritakannya, korban yang merupakan pria lajang itu sempat meneguk beberapa botol minuman alkohol (mikol) di Lokalisasi Bukit Senyum, Kecamatan Bintan Utara. Merasa dirinya sudah sempoyongan alias mabuk, korbanpun berkeinginan pulang ke rumahnya yang berada di Kawasan Tanjunguban dengan mengendarai mobilnya Suzuki Carry BP 1257 BC.

Dalam kondisi mabuk, lanjutnya, korban memacu mobil silver buatan tahun 1990an itu dengan kecepatan tinggi. Setibanya di area tikungan tajam, Jalan Raya Tanjunguban, korban tak bisa mengontrol laju mobil yang dikendarainya. Sehingga korban bersama mobilnya terperosok dan terbalik ke semak-semak.

“Korban memaksa mobilnya ketika masuk di area tikungan tajam. Maka terjadilah selip ban dan mobil itupun lepas kendali sehingga keluar dari bahu jalan. Dan mobil itupun akhirnya tetperosok dan terbalik,” bebernya.

Akibat insiden ini, sambungnya, mobil yang dikemudikan korban mengalami ringsek berat diantaranya seluruh kaca mobil pecah dan seluruh bagian mobilnya penyok. Sedangkan korbannya sendiri tidak mengalami luka parah, namun tetap dirawat di RSUD Tanjunguban karena Kondisinya masih dipengaruhi alkohol.

“Sampai saat ini korban masih dirawat di RSUD Tanjunguban. Kalau mobilnya sudah kami amankan ke Kantor Satlantas Polres Bintan,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar