Roro Tanjungjabung Timur – Jagoh Beroperasi, Polres Lingga Perkuat Penjagaan

363
Pesona Indonesia
Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat, Pudji Hartanto Iskandar (baju putih) bersama Bupati Lingga, Alias Wello, usai meresmikan roro Penarik-Jagoh beberapa waktu lalu. foto:hasbi/batampos
Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat, Pudji Hartanto Iskandar (baju putih) bersama Bupati Lingga, Alias Wello, usai meresmikan roro Penarik-Jagoh beberapa waktu lalu. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Pelayaran penyeberangan Roll on Roll (Roro) rute Tanjungjabung Timur – Jagoh – Batam yang direncanakan beroperasi pada bulan ini, disambut positif oleh Kapolres Lingga AKBP Muji Supriyanto dengan memperkuat penjagaan di Pelabuhan Roro Jagoh. Persiapan tersebut dilakukan pria penyandang dua bunga di pundaknya ini untuk mengantisipasi tindak pidana.

“Kami akan perkuat pos penjagaan di pelabuhan roro untuk mengantisipasi jika tindakan pelanggaran hukum,” ujar Muji kepada Batam Pos di Dabo Singkep, Minggu (2/10) pagi.

Muji menambahkan, keterbukaan transportasi antar provinsi yakni, Provinsi Jambi dan Provinsi Kepri ini sangat baik dan berdampak positif bagi masyarakat. Namun dia tidak menginginkan jika jalur pelayaran tersebut dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggungjawab dengan aktifitas melanggar hukum.

Menurutnya, transportasi tersebut juga rawan dengan aktifitas peredaran narkoba serta penyebaran barang rembesan FTZ ke kawasan non FTZ. Untuk itu, Muji memperkuat personil untuk penjagaan di pelabuhan roro.

Selain itu, Muji juga berencana untuk menggandeng Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Lingga serta Bea Cukai Dabo Singkep untuk melakukan pengecekan barang-barang yang beredar jual namun tanpa label SNI.

“Kami berharap akses transportasi yang baik ini jangan disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” kata Muji.

Namun Muji berharap agar akses transportasi penyeberangan ini cepat beroperasi sehingga masyarakat khususnya Masyarakat Tanah Bunda Melayu dapat menikmati manfaat dari keterbukaan akses transportasi ini. Tentunya dengan beroperasi roro ini masyarakat dapat menikmati harga bahan pokok yang lebih murah.

Saat ini Polres Lingga mendapat bantuan personil dari Polda Kepri sebanyak 32 orang dan tiga perwira juga diterjunkan ke wilayah hukum Polres Lingga. Selain itu, Kapolres juga telah mengajukan kawasan Desa Mentuda, Kecamatan Lingga Utara, untuk pendirian kantor polsek sebagai bentuk pelayanan kepolisian yang lebih baik. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar