Tak Menyeluruh di Tanjungpinang, Pemko Sarankan Pasang Patok FTZ

1330
Pesona Indonesia
 Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), Riono. foto:yusnadi/batampos
Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), Riono. foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Tanjungpinang menyarankan kepada Badan Pengusahaan Kawasan Tanjungpinang agar memasang patok-patok batas daerah yang masuk zona perdagangan bebas (Free Trade Zone). Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono menyebutkan, hal tersebut bakal lebih memudahkan kerja Pemko Tanjungpinang ketika ada calon investor yang hendak menanamkan modalnya di sini.

“Jadi jelas kan misalnya daerah yang di luar patok ini FTZ, yang ini bukan. Sehingga investor bisa lekas tahu perencanaannya,” ungkap Riono, kemarin.

Dalam beberapa kali rapat koordinasi bersama BPK Tanjungpinang, persoalan ini berulang kali disampaikan. Status zona perdagangan bebas yang tidak menyeluruh di Tanjungpinang, kata Riono, memang memerlukan kejelasan titik batasnya. Sehingga kekhawatiran terjadi penyalahgunaan lahan bisa dihindari.

Misalnya, kata Riono, daerah Senggarang yang tidak seluruhnya masuk zona FTZ, harus diperjelas lagi sisi-sisi mana yang masuk FTZ dan mana yang tidak. Hingga kini, masih banyak pihak yang belum memahami ini. Riono mengharapkan persoalan ini bisa lekas ditanggapi oleh BPK Tanjungpinang.

Selain pemasangan patok batas, Pemko Tanjungpinang juga meminta BPK Tanjungpinang melakukan pemetaan lahan yang termasuk dalam kawasan perdagangan bebas. Pemetaan ini dimaksudkan agar gamblang antara mestikah status lahan tersebut dibebaskan atau dikerjasamakan.

“Konsepnya ini harus ada, lalu disosialisasikan dengan luas,” ungkapnya.

Ditanya apakah Pemko Tanjungpinang merasa optimistis dengan pengembangan investasi di kawasan FTZ Tanjungpinang pada tahun ini, Riono mengaku cukup optimistis. Menurutnya, Kota Tanjungpinang berpeluang untuk dijadikan sebagai lokasi investasi di sektor perkapalan seperti shipyard, sektor pariwisata, dan pergudangan. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar