TAPD Kepri Sudah Siapkan Nota Keuangan, APBD-P Segera Disahkan

437
Pesona Indonesia
Nurdin Basirun,Gubernur Kepri. Foto: batampos
Nurdin Basirun,Gubernur Kepri. Foto: batampos

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2016 diupayakan untuk segera disahkan. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kepri sudah menyiapkan nota keuangan.

“Saat ini, TAPD Pemprov Kepri sedang mempersiapkan nota keuangan. Tentunya akan segera kita sampaikan ke DPRD Kepri,” ujar Nurdin Basirun menjawab pertanyaan koran Batam Pos, Sabtu (1/10) lalu usai menghadiri Rapat Kerja Hulu Balang Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, di Asrama Haji, Tanjungpinang.

Menurut Nurdin, percepatan pengesahan APBD P Kepri tentunya akan memberikan manfaat bagi masyarakat Kepri. Struktur APBD Kepri nanti tentunya sudah dirancang sesuai dengan kebutuhan. Baik itu menyelesaikan kewajiban kepada Kabupaten/Kota maupun kepada pihak ketiga.

“Mudah-mudahan APBD Kepri TA 2017 nanti, tidak lagi terganggu oleh defisit. Meskipun tahun ini defisit, kita tidak boleh pasrah. Tetapi tetap berupaya melakukan yang terbaik untuk pembangunan daerah,” papar Nurdin.

Sementara itu, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri, Irwansyah mengatakan pembahasan TAPD bersama Banggar sudah ada kesepahaman bersama. menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri itu, Nota Keuangan akan segera diserahkan ke DPRD Kepri.

“Siklus perputran APBD P nanti, tentunya akan mempengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat. Kita juga mendorong APBD P segera disahkan,” ujar Irwansyah, kemarin.

Seperti diketahui, rapat paripurna ke enam masa sidang ketiga tahun 2016 berhasil menyepakati KUA PPAS APBD-P 2016. Untuk APBD-P Kepri mengalami pengurangan sebesar Rp 18,601 miliar menjadi Rp 3,008 miliar.

Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (banggar) telah melakukan efisiensi belanja kegiatan SKPD sebanyak Rp 251,720 miliar. Sedangkan dana hibah yang dirasionalisasi sebesar Rp 32,510 miliar. Adapun total efisiensi mencapai Rp 284,231 miliar.

Mengenai pendapatan, Pemprov Kepri tahun ini mendapat tambahan pendapatan sebesar Rp 123,878 miliar. Angka itu didapat dari Dana BOS Rp 81,8 miliar, dana DAK Rp 2,83 miliar dan pendapatan operasional RSUD sebesar Rp 16,883 miliar. Selain itu dana hibah berupa penyertaan modal dari pemerintah pusat sebesar Rp 22,334 miliar juga masuk dalam pendapatan tambahan.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar