Anak Mantan Wagub Kepri Jadi Vokalis Band

4669
Pesona Indonesia
Vira Band asal Batam. Foto: istimewa
Vira Band asal Batam. Foto: istimewa

batampos.co.id – Vira Band, band lokal Batam yang akan menapaki panggung nasional mulai mendapatkan tempat di hati clubbers Batam.

Band ini dalam waktu dekat melakukan proses klip bekerja sama dengan RCTI MNC Group Batam untuk melejitkannya sejajar dengan band-band nasional.

Debut perdana Vira Band menghibur publik Batam saat acara grand opening Black Diamond TV di Pacific Hotel Jodoh, Sabtu (29/9/2016) lalu. Lagu andalan Vira Band yaitu Cinta Suci dan Sumpah Demi Cinta, menyasar pada kawula muda dan pasangan yang jatuh cinta.

Vira Band digawangi Vira Respaty anak mantan Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Soerya Respationo ini sebagi vokalis. Sedangkan gitaris Een dan Keny dengan aliran musik pop.

“Vira Band tak menutup diri membawa aliran musik lainnya. Tapi, fokus Vira Band aliran musik pop. Vira Band memang baru, tapi kaya pengalaman dan talent penguasaan musik sebagai kekuatan kami. Sebagai band baru, kami mohon doa restu masyarakat Batam untuk kesuksesan band ini baik di Kepri maupun nasional,” ujar Vira Management, Diky Wijaya SE, MSi di Batam Centre, Senin (3/10/2016).

Untuk acara-acara clubbers maupun event corporate anniversary, kata Diky, Vira Band siap tampil menyuguhkan kepuasan musik yang menghibur pengunjung sebagai jaminan. Untuk itu, masih Diky, pihaknya siap bekerja sama untuk menyukseskan menghibur audiens di event-event nasional yang digelar di Batam maupun luar Batam.

“Band ini beranjak dari hobby, kemudian hobby tersebut dikumpulkan-kumpulkan sehingga tercetus ide membentuk Vira Band di bawah naungan bendera Vira Production,” jelas Diky.

Dalam wadah Vira Production sendiri, masih Diky, pihaknya siap mengorbitkan vokalis-vokalis berpengalaman serta membuat video klip.

“Untuk lokal Vira Production siap memproduksi sendiri. Tapi, untuk nasional Vira Production ingin bekerja sama dengan pihak lain yaitu RCTI MNC Group Batam. Untuk sukses itu butuh langkah-langkah, langkah Vira Band untuk menasional ya bekerja sama dengan pihak lain tadi,” ungkap Diky.

Batam sebagai kota meeting, incentive, convention, dan exhibition (MICE) sehingga memungkinkan pertumbuhan dunia musik. Hal itu juga dibuktikan banyaknya clubbers dan tempat-tempat mangkal live music mulai dari hotel hingga cafe, menjadi lahan subur bagi group band.

“Vira Band mengambil celah semarak potensi dunia musik di Batam. Tapi, targetnya harus bisa go nasional baru mantap. Itu yang sedang kami usahakan sekarang,” aku Diky.

Menyikapi maraknya pembajakan karya intelektual bidang musik, Diky mengaku cukup prihatin. Diky berpandangan banyak band atau penyanyi yang bertungkus lumus dan populer di masyarakat tapi dari segi finansial keuangannya sedikit.

“Karena karya mereka yang dituangkan dalam CD/ VCD dijual bajakan di pasar. Insya Allah kalau Vira Band sudah di panggung nasional, kami akan bermain di nada sambung pribadi (NSP) bekerja sama dengan operator seluler. Sehingga, walaupun CD/ VCD dibajak tapi mendapatkan income dari NSP,” kata Diky.

Vira Band yang kini menuju panggung nasional, kata Diky, pihaknya berharap masukan yang membangun demi kesuksesan band ini.

“Kalau Vira Band sukses di kancah nasional, tentu kami mengharumkan nama Batam juga. Masukan dan doa demi kejayaan band ini, sangat kami nantikan,” pungkasnya. (ash)

Respon Anda?

komentar