HIPTUN: Mudahnya Mengurus Tax Amnesti di KPP Pratama Batam

485
Pesona Indonesia
Kepala KPP Pratama Batam Utara, Hendriyan saat memberikan cinderamata kepada Ketua Himpunan Pengusaha Tanjung Pantun (HIPTUN) Kota Batam, Harsono. Foto: Ist
Kepala KPP Pratama Batam Utara, Hendriyan saat memberikan cinderamata kepada Ketua Himpunan Pengusaha Tanjung Pantun (HIPTUN) Kota Batam, Harsono. Foto: Ist

batampos.co.id – Himpunan Pengusaha Tanjung Pantun (HIPTUN) Kota Batam memberikan apresiasi kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Batam Utara dan Selatan, atas kemudahan dalam pelaksanaan Tax Amnesti di Provinsi Kepri.

Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Ketua HIPTUN, Harsono ke awak media, Senin (3/10) di bilangan Nagoya, Batam, sebagai bentuk penilaian atas suksesnya pelaksanaan Tax Amnesti tahap pertama di Kepri.

“Apresiasi kami pengusaha HIPTUN kepada KPP Pratama Batam, khususnya KPP Pratama Batam Utara, atas kemudahan pelayanan yang diberikan,” ujar Harsono.

Kemudahan tidak hanya dirasakan secara pribadi, lanjut Ketua APKLI Kepri ini, tetapi kemudahan pelaksanaan Tax Amnesti di KPP Pratama Batam juga dirasakan sejumlah pengusaha yang tergabung di bawah HIPTUN.

“Bahkan menjelang penutupan tahap pertama pada 30 September lalu, para wajib pajak dilayani hingga tengah malam,” terangnya.

Agar pelaksanaan di tahap kedua (1 Oktober- hingga 31 Desember) juga berjalan sukses, Harsono mengimbau pengusaha dapat melakukan penebusan jauh-jauh hari sebelumnya. Sehingga tidak terjadi penumpukan jelang penutupan.

“Segeralah lakukan penebusan, jangan tunggu jelang penutupan. Apalagi banyak manfaat dari program Tax Amnesti ini,” imbaunya.

Secara terpisah, Kepala KPP Pratama Batam Utara, Hendriyan mengatakan bahwa dalam mensukseskan pelaksanaan Tax Amnesti ia menekankan segenap jajarannya untuk memberikan pelayanan secara maksimal.

“Alhamdulillah tahap pertama terlaksana secara baik, bahkan kami melayani sampai jam 12 malam sesuai dengan yang pernah kami janjikan. Ada 90 pegawai yang turut melayani agar program ini dapat terlaksana dengan baik dan ini juga berkat partisipasi para wajib pajak,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, untuk Kepri terkumpul Rp 922,609,270,635 dari 11,625 wajib pajak. Sementara di KPP Pratama Batam Utara sendiri terkumpul Rp 436,081,161,362 dari 4.877 para wajib pajak.

“Di KPP Pratama Batam Utara terkumpul Rp 436 miliar,” terangnya.

Dari angka tebusan Rp 922,609,270,635 tersebut, kata Hendriyan, jika dikonvensikan dengan 2 persen, maka besaran harta masyarakat Kepri yang sudah diungkap berkisar lebih dari Rp 46 triliun.

Lebih lanjut Hendriyan mengimbau agar pejabat-pejabat, tokoh-tokoh juga pengusaha di Kepri yang belum ikut program Tax Amnesti agar segera memanfaatkan kesempatan ini secepatnya.

“Tax Amnesti ini sangat bermanfaat maka saya sarankan agar pejabat-pejabat, tokoh-tokoh juga pengusaha di Kepri yang belum memberikan laporan segera melaporkan agar tidak menumpuk di akhir saat pelaporan. Dengan begitu mereka bisa menjadi acuan agar masyarakat lainnya bisa ikut,” kata Hendriyan.

Di Kepri sendiri, untuk penebusan pajak dapat dilakukan di enam KPP, yakni KPP Pratama Batam Utara, KPP Pratama Batam Selatan, KPP Madya Batam, KPP Tanjungpinang, KPP Bintan dan KPP Tanjung Balai Karimun. (rng)

Respon Anda?

komentar