Jumlah Penderita Kaki Gajah di Batam Terus Meningkat

624
Pesona Indonesia
Ilustrasi penderita kaki gajah pada anak. Foto: istockphoto
Ilustrasi penderita kaki gajah pada anak. Foto: istockphoto

batampos.co.id – Dinas Kesehatan Kota Batam mencatat, saat ini ada 16 kasus penderita kaki gajah yang terdata di Batam. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan jumlah penderita pada 2015 yang hanya 14 orang.

“Tahun ini kita temukan dua kasus positif filariasis atau kaki gajah, satu diantaranya merupakan anak-usia 12 tahun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Rizal, Senin (3/10/2016).

Tahun ini merupakan tahun terakhir pemberian obat filariasis sejak dimulai tahun 2012. Dengan ditemukannya kasus, bisa saja Batam memperpanjang program pemberian obat selama dua tahun kedepan, atau bahkan mulai dari awal lagi.

“Kita masih tunggu hasil dari Kementrian Kesehatan,” kata dia.

Penilaian meliputi capaian target minum obat selama lima tahun yang lalu. sekarang ini, lanjutnya Batam baru mencapai 63 persen. Dia berharap periode Oktober hingga November ini sebanyak 65 persen masyarakat Batam bisa menyukseskan minum obat.

Tambahnya, ada beberapa puskesmas yang belum mencapai target dalam memberikan obat filariasis diantaranya, Puskesmas Sekupang, Lubukbaja, dan Baloi Permai.

“Ini yang harus kita dorong lagi, sehingga target kita tercapai,” kata dia.

Dia berharap Batam bisa terbebas dari filariasis. Indonesia menargetkan bebas pada 2020 nanti. Saat ini Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia dengan jumlah penderita kaki gajah mencapai 105 juta jiwa. Beberapa negara sudah dinyatakan bebas oleh lembaha kesehatan dunia WHO seperti Thailand, dan Vietnam. (cr17)

Respon Anda?

komentar