Pariwisata Kepri Bidik Pasar Digital

713
Pesona Indonesia
Kampanya Kepri Go Digital di Hotel Pacific Batam, Selasa (4/10). foto:putut
Kampanya Kepri Go Digital di Hotel Pacific Batam, Selasa (4/10). foto:putut

batampos.co.id – Ditengah kelesuan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah, sektor pariwisata menjelma menjadi spirit bagi peningkatan perekonomian daerah maupun nasional. Era Digitalisasi memberikan peluang bagi bangkitnya sektor pariwisata.

“Saat ini pariwisata sedang menemukan momentum untuk membawa bangsa ini, Kepri khususnya untuk melompat lebih tinggi. Dengan semangat percapatan pembangunan dan konsep “Go Digital”, ujar Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, Senin (10/3) di Tanjungpinang.

Menurut Guntur, Kepri bukan hanya sebatas menjadi pemain di era digital. Akan tetapi, sudah harus masuk ke era persaingan. Artinya sudah saatnya, Kepri berhijrah ke digital. Apalagi Kepri merupakan salah satu destinasi andalan nasional.

Masih kata Guntur, masih begitu banyak potensi dan produk pariwisata di Provinsi Kepri yang belum diketahui orang. “Dengan go digital ini kita ingin mengonline kan yang off line agar semua orang tau keuggulan dan daya saing kita,” papar Guntur.

Guntur mengharapkan, promosi berbasis digital ini akan lebih masif dan di endors oleh semua kalangan. Ditegaskan Guntur, hal yang terpenting adalah, Kementerian Pariwisata sudah menyiapkan platfom promosi pariwisata berbasis digital. Atas dasar itu, diharapkan Pemerintah Daerah (Pemda) khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota dan seluruh kalangan industri pariwisata dapat membuka lapak di market place digitalnya Kemenpar.

Dikatakan Guntur, dengan begitu gerbong Pariwisata RI akan melompat jauh menuju target menjaring 20 juta wisman di 2019. Tentunya, secara langsung juga akan memberikan kontribusi bagi peningkatan jumlah wisaman yang datang ke Kepri.

Terkait hal tersebut, Dinas Pariwisata Provinsi Kepri bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata akan melakukan sosialisasi dan implementasi Go Digital Pariwisata Daerah bersama stake holder dan industri pariwisata di Kepulauan Riau.

“Rencana besok (hari ini,red) kita akan mengkampanyekan Go Digital kepada pelaku pariwisata dan pihak-pihak terkait di Hotel Pacific Place, Batam,” jelas Guntur.

Ditambahkan Guntur, pihak-pihak yang diundang di acara ini adalah seluruh stake holder pariwisata yang ada di Kepri. Yakni, Kadispar Kabupaten/Kota, pimpinan hotel, pengelola lapangan golf, travel agent, komunitas media, bloger, toko oleh-oleh, pengelola mall dan potensial enderser.

Seperti diketahui, Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan Wonderful Indonesia naik panggung sebagai the best digital marketing in the world. Atas dasar itu, Arief ingin membuktikan bahwa More Digital More Global memegang peran strategis untuk peningkatkan sektor pariwisata bangsa ini.

“Kita akan memasarkan pariwisata Indonesia melalui ICT. Karena pemasaran Digital itu lebih murah, mudah, dan world wide” ujar Arief Yahya.

Masih kata Arief, memang tidak gampang, menjelaskan pada orang-orang “gatal” alias gagap digital tentang bagaimana digital itu berkeja. Ada pihak yang masih “loading” dengan kata-kata “Makin Digital, Makin Personal, Makin Global” Personal dan Global adalah dua kata yang berbeda makna. Dua kata yang berseberangan, dan paradoksal. Yang satu single, focus satu orang. Yang satu lagi jamak, atau majemuk, yang bisa menyenggol siapa saja di muka bumi.

“Ini akan menjadi titik balik bagi bangkitnya pariwisata nasional dikancah internasional. Dan ini harus dibuktikan pada 2017 mendatang,” jelas Arief.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar