Kepada Gubernur Nelayan Natuna Minta Bantuan Kapal

437
Pesona Indonesia
Gubernur membantu ibu-ibu yang sedang memperbaiki kapalnya di Ranai, Natuna, Selasa (4/10). foto:humas pemprov
Gubernur membantu ibu-ibu yang sedang memperbaiki kapalnya di Ranai, Natuna, Selasa (4/10). foto:humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menampung aspirasi sejumlah nelayan Ranai, Natuna, Selasa (4/10), disela-sela melakukan persiapan menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo. Sejumlah nelayan mengharapkan ada bantuan kapal bagi nelayan di Ranai, Natuna.

Ketua Koperasi Konpas L2 Ranai, Natuna, Muksinin mengharapkan adanya campur tangan dari pemerintah daerah untuk pembinaan terhadap koperasi mereka. Apalagi mereka hanya mengumpul modal sendiri yang bersumber dari iuran anggota. Salah satu yang menjadi keinginan mereka adalah bantuan kapal bagi nelayan.

“Kami berharap ada bantuan pompong 5 GT dan 10 GT beserta alat tangkapnya dari Pemprov Kepri,” ujar Muksinin kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Raja Ariza, saat meninjau kondisi Pelabuhan Pring, Kelurahan Bandarsyah Kecamatan Bunguran Timur Natuna, kemarin pagi.

Terkait persoalan tersebut, Gubernur langsung merespon dan meminta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, Raja Ariza supaya segera mencarikan terobosan untuk meningkatkan sektor perikanan Natuna yang begitu luas. Sehingga daya beli atau serapan terhadap hasil tangkapam bisa berimbang dalam mensejahterakan masyarakat.

Selain itu, Gubernur juga menyikapi terkait permintaan nelayan. agar Pelabuhan Pring dibangun pabrik es yang berkaitan dengan listrik dan air. Gubernur juga menyebutkan Pemprov sedang merancangan untuk mendukung dan menghidupkan kembali balai benih guna meningkatkan sektor perikanan budidaya.

Pada kunjungan tersebut, Gubernur meninjau aktifitas kegiatan rukun nelayan Lubuk Lumbang di Pelabuhan Primg mulai dari proses jual beli hasil tangkapan, melihat alat tangkap dan perbaikan kapal nelayan tersebut. Gubernur juga membantu nelayan yang sedang memperbaiki kapal.

Kehadiran Gubernur langsung dimanfaatkan nelayan untuk menyampaikan sejumlah aspirasinya. Saat ini, Rukun Nelayan yang berdiri sejak Februari 2016 dan terdapat 8 KUBE. Mereka sedang mengajukan bantuan dari pusat berupa kapal nelayan 5 GT dan 10 GT. Persoalan lain yang disampaikan nelayan adalah mengenai hasil tangkapan yang susah untuk dijual dan pembeli hanya lokal.

Memang Pelindo sudah memiliki wacana akan menampung hasil tangkapan nelayan Lubuk Lumbang. Untuk wilayah tangkapan 12 mil sering mengalami kendala dengan nelayan lain mengenai wilayah tangkapan tersebut. Gubernur bertekad untuk membangun sektor kelautan dan perikanan Kepri terus bangkit kedepannya.

“Kita akan terus berusaha untuk menjadikan potensi bahari Kepri memberikan sejahteraan bagi masyarakat Kepri,” tutup Mantan Bupati Kabupaten Karimun tersebut.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar