LKPI Ajak Warga Suku Laut Kongky Budidaya Kepiting Bakau

616
Pesona Indonesia
Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) Kabupaten Lingga mengajarkan warga Suku Laut membudidayakan kepiting bakau. foto:hasbi/batampos
Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) Kabupaten Lingga mengajarkan warga Suku Laut membudidayakan kepiting bakau. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Wakil Direktur Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) kabupaten Lingga, Rudi Susanto mengajak warga Suku Laut Selat Kongky, Desa Penaah, membudidaya ketam bangkang atau kepiting bakaw. Lokasi perairan Selat Kongky yang masih alami ditumbuhi bakau, menjadi alasan kuat LKPI menggandeng warga untuk lebih mandiri dan memiliki usaha untuk membantu kesejahteraan ekonomi warga Suku Laut.

Beberapa waktu yang lalu, disampaikan Rudy ia bersama Direktur LKPI, Aldoni turun langsung ke Selat Kongky didampingi Kades Penaah, Abang Marwan, serta aktivis berantas buta aksara Suku Laut, Densy Diaz. LKPI, terang Rudy, mensosialisasikan kepada warga untuk melakukan budidaya kepiting bakau dengan metode Crab Ball. Selain menjadi salah satu alternatif ekonomi baru bagi warga Suku Laut, metode tersebut, terangnya, juga akan sangat berdampak dalam upaya mengendalikan ekosistem dan konservasi bakau.

“Warga Suku Laut begitu antusias. Selama ini, mereka menangkap kepting langsung dan dijual kepada penampung. Kami berharap upaya ini, bisa membantu ekonomi mandiri dan juga upaya konservasi hutan bakau yang ada,” kata Rudy, Selasa (4/10).

Dalam waktu tiga bulan, kata Rudy, hasil tangkap nelayan berupa kepiting kecil yang tidak memiliki nilai jual, bisa dibudidaya terlebih dahulu.

“Hasilnya akan lebih baik dan punya nilai jual. Nanti, kami dari koperasi LKPI yang akan menampung dengan harga yang sesuai,” sambungnya.

Ditempat lain, Kades Penaah, Abang Marwan mengatakan, menyambut baik rencana LKPI untuk membantu masyarakat desanya. “Kami menyambut baik. Ada 17 kepala keluarga (KK) warga Suku Laut di Selat Kongky. Mereka memang belum tersentuh kegiatan-kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan nanti terbentuk koperasi dan meningkatkan penghasilan warga Suku Laut Kongky,” tutupnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar