Protes Jalan Berlubang, Gadis Cantik Ini Pilih Mandi di Jalan

1445
Perempuan cantik ini protes jalan berlubang dengan cara mandi di jalan rusak tersebut. Foto: istimewa/FB
Perempuan cantik ini protes jalan berlubang dengan cara mandi di jalan rusak tersebut. Foto: istimewa/FB

batampos.co.id – Siapapun pasti tidak setuju jalan umum rusak dan tak kunjung diperbaiki. Baik itu di Indonesia maupun di negara lain.

Di Indonesia, aksi protes jalan rusak biasanya banyak dilakukan warga melalui komentar pedas di media sosial sambil mengunggah foto jalan rusak tersebut.

Ada juga yang memilih menabur ikan lele di jalan berlumbang dan berlumpur lalu memancingnya. Ada juga yang memilih menanam pohon pisang, dan masih banyak lagi.

Tapi di Thailand, justeru gadis cantik yang protes. Caranya sangat halus tapi menyita perhatian publik.

Ya, di Provinsi Tak, Thailand, seorang gadis cantik bernama Palm melancarkan protes dengan cara mandi di jalan berlubang itu.

Palm adalah seorang model. Wajah dan bodinya aduhai. Meski sudah lama tinggal di kota, hatinya tergerak ketika melihat banyak lubang di jalanan desanya.

Nah, suatu saat, ketika pulang kampung, Palm berunjuk rasa, memprotes pemerintah yang cuek dengan kondisi jalan desanya. Itu dia lakukan seorang diri. Caranya, dia mandi di tengah lubang jalanan. Air yang digunakan adalah genangan air yang ada di dalamnya.

Tidak berpose telanjang kok. Palm melilitkan handuk di tubuhnya. Dia juga mengenakan shower cap. Saat Palm memperagakan gerakan mandi dengan air kubangan, seorang fotografer mengabadikan aksinya.

Ketika diunggah ke Facebook, foto Palm menjadi viral. Masyarakat di Thailand dan Tiongkok kagum dengan aksi perempuan itu.

Mendapat perhatian yang begitu luas, Pemerintah Provinsi Tak langsung menuju daerah asal Palm untuk memperbaiki jalan-jalan yang berlubang. Tapi mereka langsung membuat progres untuk memperbaiki jalan rusak di kampung Palm itu.

Palm memang bukan orang pertama yang mengajukan protes atas jalan berlubang dengan cara mandi seperti itu.

Pada 2013, Liam Keane, pemuda 21 tahun dari Irlandia, juga melakukan aksi serupa di jalan berlubang Kota Kanturk, Irlandia.

”Airnya bersih kok. Soalnya, air di lubang berasal dari sumber air,” ujarnya, kala itu.

Aksi protes itu kemudian direspon pemerintah setempat dengan memperbaiki jalanan yang rusak itu.

Nah, bagaimana dengan di Batam yang jalannya tak hanya banyak rusak dan berlubang, tapi kotor akibat ulah pengembang yang mengerahkan truk-truk raksasa mengangkut tanah untuk reklamasi?

Aksi serupa tampaknya bisa dilakukan dengan ramai-ramai mandi di jalan atau berguling di lumpur tanah yang jatuh dari truk-truk pengangkut tanah reklamasi itu. (telegraph/len/c11/ang/JPG)

Respon Anda?

komentar