Listrik Jemaja Normal Kembali 10 Hari Kedepan

405
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Koordinator PLN Subrayon Letung, Agustian, belum bisa mengatakan secara pasti kapan listrik Jemaja kembali normal. Namun dirinya mengatakan bahwasanya saat ini pihaknya sudah melakukan perbaikan mesin.

“Onderdil mesin yang sudah rusak itu sudah dikirim ke Tanjungpinang, tim teknis yang memperbaiki mesin itu meminta waktu 10 hari, mudah-mudahan sebelum sepuluh hari sudah selesai,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (5/10).

Namun ketika disinggung mengenai siapa yang bakalan menanggung biaya perbaikan, ia tidak bisa menjelaskan. Sebab mengenai perbaikan itu bukan tanggungjawabnya tapi melalui PLN Tanjungpinang. “Kita tak tahu masalah yang nanggung biaya perbaikan mas, apakah pemda atau PLN Tanjungpinang,” ungkapnya.

Ketika dihubungi, Manager PLN Tanjungpinang Armunanto, tidak mengangkat telepon. Sementara itu Asisten Manager PLN Tanjungpinang belum bisa menjelaskan hal tersebut karena saat dihubungi sedang dalam perjalanan.

Namun sebelumnya Plt. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yunizar, menjelaskan karena mesin pembangkit sudah diserahterimakan dari Pemda kepada PLN dan pihak PLN juga sudah menerima bahkan mengoperasikan mesin, maka seharusnya PLN yang harus membiayai perbaikan mesin itu.

“Kita sudah hibahkan mesin tinggal pakai saja, kalau ada kerusakan ya silakan diperbaiki, karena mereka yang pakai,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Diketahui saat ini listrik di Jemaja saat ini masih diadakan pemadaman bergilir. Listrik hanya menyala selama 8 jam per hari. Listrik menyala dari pukul 16.00 hingga pukul 00.00 WIB untuk giliran pertama dan giliran kedua menyala pada pukul 00.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB.

Akibat listrik tidak maksimal, sejumlah pengusaha atau pedagang kecil yang menggunakan es tidak bisa melakukan usahanya. “Kita tidak bisa membuat es kalau listrik hanya nyala 8 jam,” ungkap Sumi, salah satu penjual es asal Jemaja. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar