Pelantikan Kepala Sekolah Baru di Batam Diwarnai Isu Suap, Ini Respon Walikota

819
Pesona Indonesia
Wali Kota Batam Rudi bersama Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad menyaksikan penandatangan Pakta integritas kepala sekolah yang baru dimutasi dan dilantik di Kantor Pemko Batam, Rabu (28/9/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Wali Kota Batam Rudi bersama Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad menyaksikan penandatangan Pakta integritas kepala sekolah yang baru dimutasi dan dilantik di Kantor Pemko Batam, Rabu (28/9/2016). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pergantian sejumlah kepala sekolah di Batam diwarnai isu tak sedap. Ada dugaan suap sehingga posisi tersebut bisa diduduki orang tertentu.

Mendengar kabar itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi naik pitam. Ia berjanji akan bersikap tegas terhadap oknum yang bermain.

“Laporkan saja, ada langsung saya pecat,” tegas Rudi, Rabu (5/10/2016).

Menurut dia, mutasi kepala sekolah ia serahkan ke Wakilnya (Amsakar Achmad) dan Dinas Pendidikan Kota Batam. Dengan kesepakatan tidak ada setor sana setor sini.

Namun belakangan, ada informasi yang menjelaskan jika pelantikan kepala sekolah baru sarat terhadap suap yang dilakukan oknum dari Dinas Pendidikan.

“Saya sudah percaya, makanya saya langsung tanda tangan. Ternyata ada informasi ini dan mengatakan nama oknum saya sudah tanya dan dia jawab tak ada. Kalau memang ada kasih tahu saya, bersama buktinya,” tegas Rudi.

Dikatakannya, siapapun orang yang memberi dan menerima suap, akan ditindak tegas sesuai fakta integritas yang disepakati dan aturan yang ada. Saat ditanya, apakah akan dilakukan pencopotan jabatan jika hal itu terbukti.

“Saya akan langsung copot dan nonjobkan. Kasatpol PP orang saya bukan? Saya nonjobkan juga. Kalau memang terbukti, dua duanya saya tindak baik Kepsek maupun penerima suap,” kata dia

Selain itu, Rudi juga menekankan jika suap yang dilakukan itu hanyalah hal yang percuma. Sebab, jika tidak becus dalam bekerja, kepala sekolah bisa langsung dinonjobkan.

“Jadi percuma aja suap sana sini, kalau menyalahi aturan tetap dipecat,” pungkas Rudi. (she/bp)

Respon Anda?

komentar