Anambas Perlu Pusat Informasi Turis dan Guide

1321
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Raja Bayu Febri Gunadian, mendesak pemerintah untuk membuat pusat informasi bagi wisatawan yang datang ke Anambas. Hal ini perlu supaya turis asing yang datang tidak kebingungan mendapatkan informasi tentang Anambas.

“Pusat informasi ini penting lho bagi para wisata tawan yang datang ke Anambas, jadi mereka tahu kemana mereka datangi saat berada di Anambas,” ungkap Bayu, Kamis (6/10)

Dari pantauannya, kata dia, dalam tahun 2016 ini banyak wisatawa dari mancanegera yang datang ke Anambas. Oleh karenanya ia menyarankan agar pemerintah mulai berbenah seperti persiapan pemandu wisata dan penerjemah supaya memudahkan komunikasi. “Kalau tidak dipandu tentu mereka akan kesulitan untuk berkomunikasi dengan masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah mesti menyiapkan pusat oleh-oleh daerah ini, sehingga para wisatawan tersebut dapat membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang sebagai cinderamata. Serta sebagai bukti bahwa para pelancong tersebut pernah datang ke daerah ini.

Tak dapat dipungkiri, tambah Bayu, kunjungan turis ke Anambas semakin tahun semakin meningkat, walapun data secara pasti belum dimiliki. Namun terlihat, setiap fery yang masuk ke Anambas, ada saja wisatawan yang datang. Apakah mereka datang bersama keluarga atau sendiri. “Biasanya yang datang itu melalui tour and travel yang memasukan Anambas dalam paket wisata yang layak dikunjungi,” ungkapnya.

Apalagi untuk perhargaan Anambas cukup banyak. Kata Bayu lagi, tentunya hal-hal seperti itu dapat menarik para wisatawan. Penghargaan yang diberikan itu menjadi salah satu promosi murah bagi Anambas keluar. “Kita juga harus lebih gencar melakukan promosi-promosi agar daerah ini lebih dikenal,” tukasnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar