Bintan Kembali Masuk Nominasi APE 2016

327
Pesona Indonesia
Bupati Bintan mengekspose sistem dan program-program yang telah diselenggarakannya dihadapan Tim Penilaian APE dari KPPPAI di Gedung Bintan Expo Center, Jalan Pamedan, Tanjungpinang, Kamis (6/10). foto:humas pemkab
Bupati Bintan mengekspose sistem dan program-program yang telah diselenggarakannya dihadapan Tim Penilaian APE dari KPPPAI di Gedung Bintan Expo Center, Jalan Pamedan, Tanjungpinang, Kamis (6/10). foto:humas pemkab

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan masuk nominasi 10 besar Anugerah Prahita Eka Praya (APE) 2016 yang ditaja Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia (KPPPAI). Raihan ini merupakan kedua kalinya yang disabet Pemkab Bintan diantaranya 2014 lalu telah menerima penghargaan APE dalam kategori utama dan 2016 ini sebagai nominasi untuk kategori mentor.

Agar penghargaan APE 2016 Kategori Mentor bisa digenggam Pemkab Bintan, Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Raja Muhammad Akib Rachim mengekspose sistem dan program-program yang telah diselenggarakannya dihadapan Tim Penilaian APE dari KPPPAI di Gedung Bintan Expo Center, Jalan Pamedan, Tanjungpinang, Kamis (6/10).

Acara ini juga dihadiri Ketua Tim Penggerak Kesejahteraan Keluarga (PKK) Bintan, Debby Maryanti Sujadi, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Bintan, Kartini, Badan Penanaman Modal dan Perizinan Daerah (BPMPD) Bintan, Mardiyah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bintan, Luki Zaiman Prawira, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bintan, Irma Annisa, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Bintan, Edi Yusri, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Bintan, Ahmad Izhar, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bintan, Raja Imran Hanafi.

Ketua Tim Penilaian APE 2016, Rudi Purboyo mengaku kalau upaya yang dilakukan Pemkab Bintan dalam peningkatan kesetaraan gender pada tahun ini sudah sangat maksimal. Sebab segala sarana dan prasarana pendukungnya telah berhasil dibangun dan terpenuhi. Bahkan usaha keras melalui program-program kerjanya untuk peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) juga berhasil dijalankan dengan baik.

“Kita menilai Bintan pantas untuk masuk nominasi APE 2016 ini. Bahkan kategorinya meningkat, dari sebelumnya masuk kategori utama sekarang menjadi kategori metor,” ujarnya usai menyaksikan ekspose sistem dan program-program yang telah diselenggarakan Pemkab Bintan.

“Karena point penting dalam penilaian yang kami lakukan telah dilaksanakan. Diharapkan 2016 ini Bintan bisa menyabet kategori mentor,” tambahnya.

Selain Bintan, kata dia, ada tiga daerah lagi yang akan dinilainya untuk APE 2016 ini. Yaitu Kota Tanjungpinang, Batam dan Provinsi Kepri. Penilaian yang dilakukan tim melibatkan tiga anggota yang memiliki bidang-bidang khusus. Sehingga penilian APE 2016 dipastikan berjalan lancar, independen, transparan dan sangat ketat serta selektif.

Program-program yang akan dinilai, lanjutnya, yang berkaitan dengan ruang lingkup kesetaraan gender dan peningkatan SDM. Kemudian sarana dan prasarana pendukung yang telah disediakan ataupun dibangun.

“Semuanya akan kita nilai dan akan dirapatkan oleh tim penilai. Kita pastikan APE 2016 ini lebih ketat dan selektif. Dan akan kita umumkan segera pemenangnya,” bebernya.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan Pemkab Bintan telah banyak melakukan terobosan-terobosan dalam upaya menyetarakan gender. Terobosan itu dilaksanakan melalui berbagai program kerja hingga pendanaannya pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bintan.

“Kita selalu menganggarkan program yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan membangun ruang publik khusus yang dapat dimanfaatkan dalam mengoptimalkan program kesetaraan gender,” katanya.

Selain itu, Kata dia, Pemkab Bintan juga menetapkan serta mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Baru Periode 2016-2021. Dari 36 SKPD yang masuk kedalam SOTK Baru itu, salah satunya dinas khusus yang menangani pemberdayaan perempuan di BP2KB.

“Momentum APE ini akan kita manfaatkan untuk membenah diri dan meningkatkan pelayanan terhadap kesetaraan gender di Bintan,” pungkasnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar