Disebut Marah Karena Ajakan Kencan, Sekda Tanjungpinang Lapor Pemilik Akun FB ke Polisi

725
Pesona Indonesia
Sekda Tanjungpinang, Riyono saat di Cafe Basecamp, Tanjungpinang. foto:osias de/batampos
Sekda Tanjungpinang, Riyono saat di Cafe Basecamp, Tanjungpinang. foto:osias de/batampos

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Tanjungpinang, Riono, melaporkan pemilik akun media sosial (medsos) Facebook bernama Shalwa Shadilla, yang melakukan pencemaran nama baik.

Pencemaran nama baik tersebut dituliskan pemilik akun tersebut dalam sebuah komentar, dan mengatakan Riono marah ke pihak Basecamp karena ditolak kencan.

”1 kata untuk Sekda munafik brengsek..pak Sekda y marah gara2 di tolak kencan sama ada slh satu pelajar yg di Basecamp alias cemburu mkannya meledak emosinya….,”tulis pemilik akun tersebut, yang dikutip koran Batam Pos.

Sekda Pemko Tanjungpinang, Riono, yang dikonfirmasi, membenarkan dirinya akan melaporkan pemilik akun yang mencemarkan namanya.

”Iya secepatnya saya lapor ke Polisi. Sekarang saya lagi di Batam, baru pulang dari Tanjung Balai Karimun. Lihat kondisi badan saya lah,” ujar Riono, singkat.

Terpisah, ditemui di Polres Tanjungpinang, Kuasa Hukum Pemko Tanjungpinang, Urip Santoso, juga mengatakan hal yang senada dengan Riono. Kedatangannya ke Polres untuk berkordinasi terkait pencemaran nama baik pemilik akun facebook terhadap Sekda.

”Iya koordinasi. Karena pak Sekda lagi di luar derah. Kalau tidak ada halangan, hari ini (kemarin) langsung di laporkan,” ujar Urip.

Dikatakan Urip, pihaknya telah mengetahui siapa pemilik akun facebook atas nama Shalwa Shadilla yang telah melanggar undang-undang ITE.

”Kami sudah tahu siapa dia. Kerjanya di mana juga kami tahu dan kami pantau,” kata Urip.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, melalui Kasat Reskrim AKP Andri Kurniawan, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi. Namun, pihaknya telah menerima kedatangan kuasa hukum pelapor untuk berkordinasi.

”Iya tadi mereka kordinasi dulu sebelum buat laporan,” ujar Andri, singkat.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar