TKA Mulai Serbu Batam, Disnaker Batam Malah Membantah

781
Pesona Indonesia
Ribuan pencari kerja berdesak-desakan di depan pintu masuk PT Sumitomo Batam yang membuka lowongan kerja beberapa waktu lalu. Sumber Foto: kaskus.co.id
Ribuan pencari kerja berdesak-desakan di depan pintu masuk PT Sumitomo Batam yang membuka lowongan kerja beberapa waktu lalu. Sumber Foto: kaskus.co.id

batampos.co.id – Kepala Bidang Pengawasan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Jumardi, membantah informasi adanya tenaga kerja asing (TKA) di Batam yang juga mengincar posisi operator atau pekerejaan kasar lainnya.

Dia mengatakan, pihaknya terus memperketat pengawasan penempatan dan masa kerja TKA di Batam.

Tim pengawas yang turun bertugas memastikan TKA bekerja sesuai dengan bidang yang mereka ajukan sewaktu pengurusan izin kerja (IMTA).

“Kami memastikan mereka berada di tempat yang benar,” kata dia.

Dalam melakukan pengawasan, pihaknya juga mengandalkan laporan yang masuk dari pihak lain seperti pekerja lokal.

“Laporan mereka membantu kami, selain kegitan rutin kami setiap bulannya,” ujarnya.

Jumardi juga mengklaim sering melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah perusahaan. Hasilnya, tidak ditemukan TKA ilegal atau TKA yang bekerja di posisi buruh kasar.

Saat ini pegawai pengawasan berjumlah 14-16 orang. Jumlah ini menurutnya masih sangat terbatas jika dibandingkan jumlah perusahaan di Batam yang mencapai lima ribu lebih.

“Tugas kami bukan hanya (mengawasi) TKA, tapi masih banyak yang lain juga,” sebutnya.

Meskipun begitu, pihaknya berusaha memaksimalkan pengawasan terutama terhadap TKA yang bekerja di Batam. Dia menambahkan, selama tahun 2015 lalu jumlah TKA di Batam tercatat sekitar enam ribu-an. Sedangkan untuk periode Januari-Juni 2016 sudah 1.109 pekerja asing yang telah melakukan perpanjangan masa kerja di Batam. (she/cr13/cr17/koran bp)

Respon Anda?

komentar