Tiga Kapal Nelayan asal Vietnam Ditangkap di Natuna

519
Pesona Indonesia
Petugas TNI AL, mengawal salah satu kapal berbendera Vietnam yang diduga melakukan illegal fishing di perairan Natuna. Foto: Dispen Lantamal IV Untuk Batam Pos.
Petugas TNI AL, mengawal salah satu kapal berbendera Vietnam yang diduga melakukan illegal fishing di perairan Natuna. Foto: Dispen Lantamal IV Untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Tiga kapal ikan berbendera Vietnam ditangkap jajaran TNI AL, di perairan Natuna, pada Kamis (6/10) kemarin. Ketiga kapal tersebut ditangkap karena melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

Penangkapan kapal tersebut dilakukan unsur KRI Lemadang 632 dan KRI Teuku Umar 385 dibawah Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) yang sedang terlibat operasi Yuda Sagara XVI, di laut Teritorial Indonesia.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama (Laksma) TNI S Irawan, melalui Kadispen Mayor Laut (KH) Josdy Damopoli, mengatakan KRI Lemadang 632 berhasil menangkap dua Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam pada posisi 05° 38’ 29” U – 108° 22’ 55” T. dan 05°25’ 57” U – 106° 29’ 08” T, yakni BV 5291 TS yang di nakhodai Danggoc Quang dengan 8 orang Anak Buah Kapal (ABK) dan BV 5290 TS yang dinakhodai Nguyen Fontrung dengan 3 orang ABK.

”Hasil pemeriksaan awal terhadap kedua kapal tersebut ditemukan hasil penangkapan ikan di Perairan Teritorial Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Saat ditangkap dan diperiksa kedua kapal tersebut bermuatan masing-masing ikan campuran,” ujar Josdy, Jumat (7/10).

Sementara itu, lanjut Josdy, di perairan yang sama perairan Laut Natuna KRI Teuku Umar 385 juga berhasil menangkap Kapal Ikan Asing ( KIA ) berbendera Vietnam BV 92726 TS yang di nakhodai Le Huu Loi dengan 9 orang ABK pada posisi 06° 02’ 6” U – 106° 26’ 10” T.

”Kapal tersebut diduga melakukan pelanggran berupa kegiatan illegal fishing dan kapal tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah,” kata Josdy.

Dijelaskannya, untuk proses penyelidikan lebih lanjut, ketiga Kapal Ikan Asing (KIA) tersebut dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Ranai.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar