Bandara Seibati Karimun Perlu Dikembangkan

425
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat menghadiri reuni akbar alumni SMA 1 Karimun di Coastal Area, Minggu (9/10). foto: humas pemprov
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat menghadiri reuni akbar alumni SMA 1 Karimun di Coastal Area, Minggu (9/10). foto: humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan, pada tahun 2017 mendatang akan fokus pembangunan konektivitas antar kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri. Mengingat, kondisi dan wilayah yang mayoritas pulau-pulau sudah harus dibangun secepatnya.

”Kemarin saya sudah konsultasikan kepada menteri, khusus di Kepri mereka sangat merespon dalam percepatan pembangunan. Dengan keterbatasan transportasi barang yang ada saat ini, berdampak terjadi inflasi terhadap pasokan barang. Sehingga, terjadi kenaikan dan masyarakat yang menanggung,” jelas mantan Bupati Karimun dua periode ini, kemarin (9/10).

Untuk itu kata Nurdin lagi, salah satunya pembangunan bandara, pelabuhan maupun jembatan yang ada di Kepri ini. Nah, untuk Kabupaten Karimun ini sudah ada bandara namun belum dapat melayani pesawat yang besar. Sehingga, ini perlu di dorong oleh Pemeritah Provinsi Kepri untuk mendapatkan anggaran pembangunan dari Pemerintah Pusat.

”Saya sudah bicara dengan Pak Bupati Karimun Aunur Rafiq. Dan tahun 2017, dari Pemprov Kepri akan membangun fasilitas yang ada di Karimun maupun di kabupaten/kota lainnya. Agar tahun berikutnya dapat dimanfaatkan semua pihak,” tuturnya.

Selain untuk kabupaten/kota, ianya juga harus memprioritaskan pembangunan di ibu kota Provinsi Kepri di Tanjungpinang. Sehingga, geliat pembangunan di ibu kota provinsi akan kelihatan. Selain itu tahun depan akan ditambah kapal roro, karena ketika di hari-hari besar seperti lebaran, natal maupun tahun baru pasti menjadi permasalahan kendala kapal.

‘Pak menteri waktu itu langsung telepon direktur ASDP agar ditambah kapal roro khususnya di Karimun ini. Maklum, setiap hari besar arus mudik cukup penuh,” paparnya.

Kemudian, untuk pembangunan pelabuhan penumpang international yang berlokasi di Coastal Area Gubernur memintah pemeritah atau swasta untuk membangunnya. “Pemerintah melalui BUMN atau pihak swasta, kita terbuka untuk percepatan pembangunan. Pokoknya, kita tancap gas. Untuk pelabuhan Malarko akan dilanjutkan, tinggal bersinergi dengan Bupati Karimun,” tegasnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar