Bupati Bintan dan Warga Bahu-Membahu Bantu Korban Kebakaran

1527
Bupati Bintan, Apri Sujadi meninjau rumah warga yang ludes terbakar. foto: istimewa
Bupati Bintan, Apri Sujadi meninjau rumah warga yang ludes terbakar. foto: istimewa

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi bersama jajarannya menyambangi korban kebakaran, Koei Lim, 52, dan kedua anaknya di Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir (Binsir), Sabtu (8/10). Keluarga korban kebakaran itu mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan sebesar Rp 5 juta.

Kunjungan itu juga dihadiri Plt Sekda Bintan, Raja Muhammad Akib Rachim, Ketua PKK Bintan, Debby Maryanti Sujadi, Kepala Dinsos Bintan, Ismail, Kepala DPPKD Bintan, Adi Prihantara, Kepala Disdukcapil Bintan, Yudha Inangsa, Kabag Umum Bintan, Insan Amin, Kabag Humas dan Protokol Bintan, Hasfi Handra dan anggota DPRD Bintan.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan ia bersama jajarannya sudah menemui dan meninjau rumah korban musibah kebakaran tersebut. Kunjungan itu merupakan bentuk kepedulian pemerintahnya terhadap masyarakat yang terkena musibah.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi. Jadi kalau ada yang dikeluhkan segera laporkan kepada kami. Jangan malu-malu,” katanya.

Dikatakannya, kelistrikan memang sangat dibutuhkan bahkan telah menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan. Tanpa listrik kawasan itu akan tertinggal dan perekonomian tidak akan pernah maju. Namun masyarakat harus waspada sebab gara-gara listrik musibah juga bisa melanda. Contohnya saja musibah kebakaran yang dialami, Koei Lim dan dua anaknya.

Insiden itu, kata dia, berawal dari ketiadaan pasokan listrik di Desa Kelong selama 10 hari yang lalu. Namun setelah listrik dialiri ke rumah-rumah ternyata menyebabkan satu rumah kebakaran. Jadi insiden itu disebabkan korsleting listrik atau arus pendek.

“Seharusnya musibah ini menjadi tanggungjawab yang nyuplai listrik. Tapi kami sisihkan uang Rp 5 juta untuk meringankan beban korban dan juga usahakan untuk membangun kembali rumah korban melalui program RTLH,” bebernya.

“Kami janji kedepannya pasokan listrik di Desa Kelong akan di aliri selama 24 jam. Jadi masyarakat bisa menikmati kelistrikan siang dan malam,” janjinya.

Sementara Camat Binsir, Zulkhairi alias Alex mengatakan kebakaran yang telah meluluhlantakkan rumah milik warganya itu murni akibat kelistrikan. Memang tidak ada korban jiwa namun kerugian yang dialami warganya berkisar Rp 200 juta.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pak bupati (Apri Sujadi) yang sudah menyisihkan uang Rp 5 juta untuk korban kebakaran,” katanya.

Selain dapat bantuan uang dari saku bupati, kata dia, warganya juga difasilitasi untuk mendapatkan bantuan RTLH. Sehingga rumahnya akan dibangun kembali. Kemudian juga mendapatkan bantuan sumbangan dari penggalangan dana malam amal dalam acara Piala Turnamen Volly Ball antar desa Kecamatan Binsir sebesar Rp 40,5 juta.

“Malam amal penggalangan dana telah terkumpul sebesar Rp 38 juta lebih. Ditambah sumbangan dari masyarakat yang hadir sebesar Rp 1,9 juta. Jadi total keseluruhan yang akan diberikan kepada korban sebesar Rp 40,5 juta,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar