Cangku Dilantik Jadi Ketua KONI Bintan, Janji Cetak Olahragawan Handal

384
Pesona Indonesia
Ketua KONI Kepri, Johanes Kennedy dan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam menyaksikan Kontraktor asal Kijang, Cangku menandatangani sumpah jabatan sebagai Ketua KONI Bintan Periode 2016-2020, di Gedung Convention Hall, Hermes Agro Resort, Kecamatan Gunung Kijang, Sabtu (8/10). Foto: Humas Pemkab Bintan.
Ketua KONI Kepri, Johanes Kennedy dan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam menyaksikan Kontraktor asal Kijang, Cangku menandatangani sumpah jabatan sebagai Ketua KONI Bintan Periode 2016-2020, di Gedung Convention Hall, Hermes Agro Resort, Kecamatan Gunung Kijang, Sabtu (8/10). Foto: Humas Pemkab Bintan.

batampos.co.id – Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepri, Johanes Kennedy melantik kontraktor asal Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Cangku alias Kepyono sebagai Ketua KONI Kabupaten Bintan Periode 2016-2020 di Gedung Convention Hall, Hermes Agro Resort, Kecamatan Gunung Kijang, Sabtu (8/10).

Ketum KONI Provinsi Kepri, Johanes Kennedy mengatakan saat ini olahraga tidak hanya sekedar ajang perlombaan yang dimainkan oleh atlet-atlet dari berbagai cabang. Tetapi telah menjadi satu bagian penting dalam sektor kepariwisataan. Itu terbukti dari pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang ditaja di Provinsi Jawa Barat (Jabar) beberapa waktu lalu. Tidak hanya fokus ke dunia olahraga saja melainkan berimbas keseluruh aspek mulai dari kepariwisataan sampai perekonomian masyarakat.

“Adanya PON di Jabar menjadi tolak ukur kita. Jadi kedepannya kita harus fokus dalam membina atlet-atlet. Karena melalui olahragalah semua sektor akan berimbas,” ujarnya.

Sistem pembinaan atlet-atlet, lanjutnya, harus diubah agar atlet yang dimiliki Provinsi Kepri lebih bermutu dan bisa membanggakan daerah dengan beragam raihan prestasi. Caranya, kata dia, dengan melakukan pembinaan atlet cabang olahraga khusus di setiap daerah-daerah. Sehingga nantinya setiap daerah memiliki atelt pada bidang olahraga unggulan.

Dengan sistem seperti itu, sambungnya, daerah-daerah memiliki kebanggan tersendiri dan juga bisa ikut serta dalam hajatan olahragawan yang ditaja setingkat lokal, nasional bahkan Internasional.

“Cara itulah yang cukup tepat dibandingkan harus membina seluruh cabang olahraga yang ada,” katanya.

“Terlalu banyakpun cabang olahraga yang dibina, hasilnya juga tidak dapat melahirkan prestasi-prestasi cemerlang,” sindirnya.

Ketua KONI Bintan, Cangku berjanji akan meningkatkan dunia olahraga di Kabupaten Bintan. Bahkan ia sedang mempersiapkan atlet-atlet unggulan untuk mendukung Provinsi Kepri sebagai tuan rumah PON pada 2024 mendatang.

“Sebelum PON diselenggarakan di Kepri, Bintan akan memiliki atlet-atlet yang handal. Bahkan merekalah yang akan mencetak berbagai prestasi yang gemilang,” janjinya.

Selain itu, kata dia, dalam waktu dekat ia akan meluncurkan program pertamanya dalam menjaring atelt-atlet yang ada di seluruh wilayah kabupaten ini. Penjaringannya melalui perhelatan Turnamen Sepakbola Bupati Cup yang ditaja 28 Oktober 2016.

“Dengan turnamen-turnamen ini, kami yakin diawal 2017 Bintan sudah miliki liga sepakbola. Nantinya akan kami pusatkan di empat kecamatan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam berharap Ketua KONI Bintan yang baru dapat melakukan tugasnya dengan penuh tanggungjawab. Berikanlah pembinaan secara maksimal terhadap seluruh organisasi atau cabang-cabang olahraga yang ada.

“Kami berharap atlet-atlet bisa sumbangsih berbagai prestasi. Jangan takut, kami akan terus mendukung olahraga di Bintan,” katanya.

“Jadikan atlet berprestasi itu sebagai unggulan yang dimilikk Kabupaten Bintan,” pintanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kata dia, akan selalu mendukung pencapaian prestasi dibidang olahragawan. Tahap awal yang akan dilakukan melalui pembentukan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru yang khusus menangani bidang olahraga.

“KONI lakukan tugasnya dengan baik dan jagalah kekompakan. Kami juga akan lakukan tugas itu sesuai kemampuan,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar