Karimun Kembali Masuk Nominasi APE 2016

1469
Pesona Indonesia
Kepala Badan Keluarga Berencana Daerah, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PA) Karimun Rosmawati. foto:tri haryono/batampos
Kepala Badan Keluarga Berencana Daerah, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PA) Karimun Rosmawati. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun kembali masuk sebagai nominasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia bersama tiga kabupaten/kota se Provinsi Kepri. Hal ini disampaikan Kepala Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (Kaban KB, PP dan PA) Rosmawati, Minggu (9/10).

Kabupaten Karimun, untuk kali keduanya masuk dalam nominasi APE. Pada tahun 2014 silam, Karimun mendapatkan penghargaan APE kategori pratama atau tingkat pemula. Kemudian untuk keduakalinya, dilakukan verifikasi lapangan yang diikuti 17 SKPD terkait oleh tim evaluasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia di Batam, pada hari Jumat (7/10) lalu.

”Mudah-mudahan mendapatkan penghargaan lagi kita. Dimana APE ini sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan Kementrian atau Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG),” jelasnya.

Dalam penilaian APE tersebut, ada tujuh kategori yaitu, komitmen, kebijakan, kelembagaan, sumber daya manusia dan anggaran. Kemudian, alat analisis gender, data gender dan partisipasi masyarakat. Tujuannya sebagai salah satu strategi pembangunan yang di lakukan untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender.

Melalui pengintegrasian pengalaman, aparesiasi, kebutuhan dan permasalahan laki-laki dan perempuan ke dalam perencanaan, pelaksanaan pemantauan dan evaluasi dari seluruh kebijakan progam, proyek dan kegiatan di berbagai bidang.

”Nah di sinilah kesetaraan gender sangat perlu. Terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan. Maupun keterwakilan dalam mengambil keputusan baik di legislatif, esekutif maupun yudikatif serta organisasi sosial politik maupun dunia pendidikan tinggi. Serta dalam bidang penegakan hukum, agar tidak lagi terjadi diskriminasi terhadap laki-laki dan perempuan dalam lingkup kehidupan keluarga, masyarakat dan negara,” paparnya.

Masih kata Rosmawati lagi, dengan masuknya Karimun nominasi APE tahun 2016, menunjukkan kepercayaan Pemerintah Pusat atas segala sarana dan prasaran pendukungnya telah berhasil dibangun dan terpenuhi. Bahkan, usaha keras melalui program-program kerjanya untuk peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) juga berhasil dijalankan dengan baik.

”Kita sudah semaksimal mungkin untuk memenuhi persyaratan dengan memasukkan data-data riil kepada kementerian. Dan tinggal menunggu hasilnya apakah Kabupaten Karimun masuk dalam kategori mana tingkat pratama, madya atau utama,” harap wanita berjilbab ini.

Sementara Ketua Fraksi PKB DPRD Karimun, Nyimas Novi Ujiani, ketika dimintai tanggapannya mengatakan, sangat mendukung Kabupaten Karimun masuk dalam nominasi APE tingkat nasional. Ia berharap pengarusutamaan gender dapat diimplementasikan oleh Pemkab Karimun pada semua komponen masyarakat. Terutama, di jajaran pemerintahan dengan memberikan kesempatan kaum wanita untuk menjabati struktural.

”Perda PUG sudah ada. Tinggal bagaimana kepala daerah untuk memberikan porsi 30 persenn kepada kaum hawa untuk menjabat di SKPD. Apalagi daerah kita ini berbatasan langsung dengan negara tetangga,” jawabnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar