Kasus Pencemaran Nama Baik Sekda Tanjungpinang Berlanjut, Dua Saksi Diperiksa

431
Pesona Indonesia
Sekda Tanjungpinang, Riono, saat membuat laporan di Polres Tanjungpinang, Kamis (6/10) malam. foto:osias de/batampos
Sekda Tanjungpinang, Riono, saat membuat laporan di Polres Tanjungpinang, Kamis (6/10) malam. foto:osias de/batampos

batampos.co.id – Kasus pencemaran nama baik Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono, hingga saat ini terus berlanjut. Setidaknya saat ini sudah dua orang yang dimintai keterangannya sebagai saksi oleh pihak Polres Tanjungpinang yang menangani perkara tersebut.

Kuasa hukum Pemko Tanjungpinang, Urip Santoso, mengatakan pihaknya telah menyerahkan barang bukti berupa screenshot komentar pemilik akun medsos Facebook Shalwa Shadilla yang melakukan pencemaran nama baik Sekda Tanjungpinang.

”Pak Sekda juga sudah diperiksa petugas. Dia menjawab 17 pertanyaan yang diajukan penyidik. Selain itu, dua orang saksi juga sudah dimintai keterangannya,” ujar Urip, Minggu (9/10).

Dikatakan Urip, pihaknya juga telah melakukan penambahan barang bukti lainnya seperti screenshot pemilik akun yang telah mengganti namanya dari Shalwa Shadilla menjadi Anang Kiboi dan juga komentarnya yang mengaku akunnya diretas dan permintaan maafnya.

”Pemeriksaan saksinya itu Sabtu kemarin. Satu Bayu Andra, yang satunya lupa pulak saya namanya,” kata Urip.

Dilanjutkan Urip, pihaknya pun menyerahkan proses hukum tersebut kepada pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini hingga terang benderang.

”Pemilik akun tersebut sudah meminta maaf kepada pak Sekda. Tapi ini kan, bukan hanya pribadi, secara kelembagaan juga dirugikan. Yang jelas biarkanlah proses hukumnya berjalan dulu,” ucap Urip.

Sementara itu, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, yang dikonfirmasi melalui SMS terkait tindak lanjut dari laporan pencemaran nama baik Sekda Tanjungpinang, belum memberikan jawaban.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar