Warga Cuek, Sampah Menumpuk di Laut

498
Pesona Indonesia
Sampah yang menumpuk di laut. foto:syahid/batampos
Sampah yang menumpuk di laut. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Kesadaran warga Tarempa dan sekitarnya untuk tidak membuang sampah di laut sangat rendah. Banyak warga Tarempa membuang sampah ke laut karena mereka tinggal di rumah panggung di atas laut.

Meski tulisan larangan buang sampah di laut hampir merata di setiap sudut dikota Tarempa, tapi masih ada saja warga membuang sampah di laut. Akibatnya sampah menumpuk di bawah rumah warga. Tumpukan sampah tersebut kini mulai menimbulkan bau tidak sedap dan sangat mengganggu kenyamanan bagi warga.

Sementara petugas kebersihan hanya bisa mengangkut sampah setelah terkumpul di tempat sampah yang disediakan. Untuk membersihkan sampah yang berada dibawah rumah saat ini belum dilakukan. Hal ini perlu diatur atau dibuat peraturan daerah tentang larangan membuang sampah di laut. Sebab, bukan hanya menimbulkan bau namun dari sisi keindahan tata kota juga dipastikan berkurang.

Salah seorang warga Tarempa, Muslim, mengatakan hal ini telah ia sampaikan ke petugas kebersihan, namun tidak pernah ditanggapi. Alasan petugas kebersihan tidak menanggapi juga belum dapat keterangan yang jelas, apakah terkait anggaran atau memang mereka tidak memiliki tugas untuk membersihkan sampah di laut. Jadi ia hanya berharap kepada seluruh warga agar memiliki kesadaran yang tinggi dengan tidak membuang sampah di laut.

“Paling penting itu bang kesadaran kita saja jangan melakukan hal itu dan memiliki pola hidup yang bersih dan pasti akan sehat,” harapnya.

Ia yakin jika hal ini dibiarkan berlarut-larut tentu akan mengalami penumpukan sampah makin bertambah banyak. Untuk menghilangkan suatu kebiasaan dengan serta merta tanpa ada sanksi yang cukup memberatkan tidak akan pernah berhasil menghilangkan kebiasaan itu.

Ia menambahkan, saat ini air laut sedang pasang tinggi pada malam hari dan biasanya akan terjadi penambahan sampah yang berasal dari laut. Ia tidak bisa menjelaskan secara pasti sampah yang datang itu berasal dari mana saja, namun hal itu sering terjadi apabila air laut pasang tinggi.

Menurutnya, pemerintah daerah juga memiliki peran sangat penting untuk menjamin kesehatan bagi masyarakatnya. Selain itu juga pemerintah daerah harus tegas dan lakukan tindakan nyata tentang larangan membuang sampah, sebab tidak menutup kemungkinan akan mengancam kenyamanan dan kehidupan bagi masyarakatnya secara keseluruhannya.

“Pemerintah harus tegas dan segera terbitkan perda tentang larangan membuang sampah dilaut demi kesehatan masyarakat,” harapnya.

Sebelumnya diketahui pernah ada petugas kebersihan yang memungut sampah yang mengambang di laut dengan menggunakan speed boat khusus. Namun sekarang ini tidak dilakukan. Camat Siantan Ardan, sebelumnya pernah mengatakan jika pihaknya sebagai pengelola kebersihan kota tidak bisa melakukan pemungutan sampah di laut karena ketersediaan bahan bakar speed boat terbatas. “Kita memang tidak bisa lagi berkihkan sampah dilaut karena tidak ada minyak,” ungkapnya kala itu. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar