Gubernur Lampung Benahi Jalan yang telah Rusak selama 20 Tahun

511
Pesona Indonesia
Gubernur Lampung tinjau pembagunan jalan di Pesarawan.
Gubernur Lampung tinjau pembagunan jalan di Pesarawan.

batampos.co.id – Ruas jalan Gedong Tataan-Kedondong di Kabupaten Pasawaran, Provinsi Lampung rusak berat selama 20 tahun belakang. Meski rusak ia nyaris tak pernah tersentuh perbaikan.

Kini, jalan itu sedang dibangun, dibeton dan hotmix.

“Empat gubernur sebelumnya sama sekali tak memperhatikan jalan ini,” kata Heri, kepala Desa Way Lima. “Gubernur Ridho Ficardho tak banyak bicara, dan mengabulkan harapan masyarakat.”

Ruas jalan Gedong Tataan-Kedondong di Kabupaten Pasawaran hanya satu dari sekian banyak jalan yang sedang dibangun. Lainnya tersebar di hampir semua kabupaten, dan menghubungan kota-kota penting di sekujur Lampung.

Gedong Tataan adalah sebuah kecamatan yang juga merupakan pusat pemerintahan (ibu kota) Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Kecamatan ini terletak di antara Kota Bandar Lampung dan Pringsewu.

Gubernur Ridho ingin seluruh kota di Lampung saling terkoneksi dengan baik. Untuk mewujudkannya, Pemprov Lampung menaikan anggaran pembangunan dan perbaikan jalan Rp 2 triliun. Sedangkan kebutuhan ideal mencapai Rp 4,5 triliun.

“Saya menargetkan 85 persen jalan di sekujur Lampung dalam kondisi baik pada tahun 2019,” kata Gubernur Ridho. “Ini pekerjaan sulit, karena saya diwarisi 41 persen kondisi jalan yang mantap pada tahun pertama menjabat.”

Saat ini panjang jalan propinsi di Lampung mencapai 1.693 kilometer dan jalan negara 1.159 kilometer. Hasil survei terakhir pada 26 Mei 2016 menunjukan hanya 61 persen jalan propinsi yang mantap, 51,2 persen baik, dan 10,7 persen sedang. Lainnya, 38 persen tidak mantap dan 11 persen rusak ringan.

Imer Darius, ketua Komisi IV Bidang Pembangunan DPRD Provinsi Lampung, mengatakan kenaikan anggaran pembangunan dan perbaikan jalan memperlihatkan betapa Gubernur Ridho sangat serius memperbaiki infrastruktur jalan.

Menurut Imer, anggaran perbaikan dan pembangunan jalan akan terus ditingkatkan agar pada tahun 2019 kondisi jalan mantap mencapai 85 persen, dengan asumsi degradasi 15 persen.

Upaya lain untuk memperbaiki infrastruktur adalah menangani jalan strategis. Misal, jalan ke kawasan ekonomi khusus (KEK), kawasan berikat, kawasan strategis hankam, dan kawasan pariwisata. Lainnya adalah Jl Ir Sutami yang menghubungkan pantai timur dan jalan lintas tengah.

“Upaya Gubernur Ridho melobi pemerintah pusat sudah maksimal, tapi anggaran untuk Lampung belum seimbang dengan beban jalan yang harus diperbaiki,” kata Imer.

Lampung, masih menurut Imer, memiliki empat jalan nasional. Semua kendaraan dari dan ke Sumatera pasti melewati Lampung. Pemprov Lampung akan memaksimalkan dana alokasi khusus untuk menangani jalan strategis ini.

Khusus pembangunan ruas jalan Gedong Tataan-Kedondong di Kabupaten Pasawaran, Gubernur Ridho mengatakan; “Perbaikan ruas jalan ini sangat mendesak. Ini jalur padat yang sekian lama tidak tersentuh pernaikan.”

Alasan lain; “Kewajiban pemerintah menindak-lanjuti suara para kepala desa dan masyarakat sekitar Kedondong dan Way Lima

Respon Anda?

komentar