Kantornya Digerebek Polisi, Menhub Mengapresiasi Kerja Polisi

469
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Polsisi di gedung Kementerian Perhubungan terkait dengan pungutan liar di perizinan yang ada di Kemenhub.

Beberapa saat setelah OTT digelar dan Presiden Joko Widodo bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian meluncur ke lokasi.

Menhub Budi Karya Sumadi langsung membuat siaran pers.

Pada siaran pers bernomor 284/SP/X/BKIP/2016 itu, Budi Karya menerangkan, sejak awal dilantik dan menjalankan tugas, dia sudah menegaskan kepada jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik ke semua stakeholder dan tidak melakukan praktik pungli.

“Satu bulan menjabat sebagai Menhub, saya mendapatkan berbagai laporan indikasi pungli di internal kementerian khususnya di bidang pelayanan perizinan,” kata Budi Karya dalam siaran persnya, Selasa (11/10).

Dengan terjadinya OTT ini, dia menyerahkan semuanya ke ranah hukum pidana.

“Kami menemukan fakta-fakta awal dan kemudian disampaikan ke pihak kepolisian untuk melakukan investigasi hingga diperoleh bukti kuat dan terjadi operasi tangkap tangan di unit perizinan,” sambung dia.

Dia juga mengapresiasi tindakan polisi yang berhasil membongkar kasus ini, dia berharap bisa memberikan efek jera terhadap anak buahnya.

“Saya meminta kepada seluruh jajaran Kemenhub untuk segera menghentikan praktik KKN di semua tingkatan dan menjadikan ini momentum introspeksi agar institusi ini benar-benar menjalankan tugas sebagai pelayan publik yang berintegritras,” tutup dia. (elf/JPG)

Respon Anda?

komentar