Pencemar Nama Baik Sekda Tanjungpinang Terancam Penjara Enam Tahun

454
Pesona Indonesia
Sekda Tanjungpinang, Riono, saat membuat laporan di Polres Tanjungpinang, Kamis (6/10) malam. foto:osias de/batampos
Sekda Tanjungpinang, Riono, saat membuat laporan di Polres Tanjungpinang, Kamis (6/10) malam. foto:osias de/batampos

batampos.co.id – Pemilik akun facebook atas nama Shalwa Shadilla yang diduga melakukan pencemaran nama baik Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono, terancam enam tahun penjara.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, melalui Kasubbag Humas, AKP S Zalukhu, mengatakan pemilik akun tersebut dijerat dengan pasal 27 ayat 1 undang-undang ITE.

”Sesuai dengan pasal yang dijerat kepadanya, pelaku terancam enam tahun penjara,” ujar Zalukhu, Senin (10/10).

Dalam kasus ini, kata Zalukhu, pihaknya sudah memintai keterangan dua orang saksi termasuk Sekda Tanjungpinang sebagai pelapor. Nantinya, setelah keterangan dua orang saksi tersebut, pihaknya akan memanggil saksi ahli dan akan melakukan gelar perkara.

”Proses hukum pencemaran nama baik Sekda ini tetap berjalan. Tidak menutup kemungkinan saksi akan bertambah,” kata Zalukhu.

Dijelaskan Zalukhu, saat ini pihaknya masih memintai keterangan saksi dan juga melengkapi bukti pencemaran nama baik yang dilakukan pelaku. Hingga akhirnya dapat menyimpulkan duduk kasusnya.

”Masih periksa saksi-saksi. Untuk pelaku hingga saat ini belum kami lakukan pemanggilan,” jelas Zalukhu.

Sebelumnya, Kuasa hukum Pemko Tanjungpinang, Urip Santoso, mengatakan menyerahkan proses hukum tersebut kepada pihak Kepolisian untuk mengusut kasus ini hingga terang benderang.

”Kami telah menyerahkan barang bukti berupa screenshot komentar pemilik akun medsos Facebook Shalwa Shadilla yang melakukan pencemaran nama baik Sekda Tanjungpinang,” ujar Urip.

Dalam kasus ini, kata Urip, Sekda Tanjungpinang selaku pelapor juga telah dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian dengan menjawab sekitar 17 pertanyaan yang diajukan penyidik.

”Kami juga telah melakukan penambahan barang bukti lainnya seperti screenshot pemilik akun, yang telah mengganti namanya dari Shalwa Shadilla menjadi Anang Kiboi dan juga komentarnya yang mengaku akunnya diretas dan permintaan maafnya,” kata Urip.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar