Bea Cukai Hibahkan 2.654 Karung Bawang Merah ke Pemko Tanjungpinang

373
Pesona Indonesia
Kakanwil DJBC Khusus Kepri Parjiya menyerahkan secara simbolis bawang merah kepada Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dengan total 2.654 karung.foto:tri haryono/batampos
Kakanwil DJBC Khusus Kepri Parjiya menyerahkan secara simbolis bawang merah kepada Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dengan total 2.654 karung.foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (Kanwil DJBC) Khusus Kepri, menyerahkan 2.654 karung bawang merah hasil penegahan dari KM Roslaini dari Port Klang Malaysia tujuan Tanjungbalai Asahan 27 September lalu kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang, Selasa (11/10).

Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri Parjiya mengatakan, setelah melakukan koordinasi dengan Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjungbalai Karimun bahwa hasil penegahan tersebut masih layak dikonsumsi oleh manusia.

“Untuk kesekian kalinya, kita melakukan hibah bawang merah yang ada di Provinsi Kepri. Dan kali ini Pemko Tanjungpinang yang kita serahkan bawang merah, untuk dimanfaatkan bagi keluarga yang kurang mampu,” ungkapnya.

Sementara itu hasil penegahan dari KM Abadi sebanyak 400 karung bawang merah yang berasal dari Batu Pahat Malaysia tujuan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti pada akhir bulan September lalu, dinyatakan sudah tidak layak untuk dikonsumsi, sehingga dilakukan pemusnahan barang bukti dengan cara digilas.

“Jadi hasil penegahan tidak selalu dimusnahkan. Apabila dapat dikonsumsi kenapa tidak, kita berikan kepada keluarga yang kurang mampu. Dan bisa menekan harga inflasi di suatu daerah,” paparnya.

Di tempat yang sama Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengucapkan terimakasih banyak kepada pihak Kanwil DJBC Khusus Kepri atas hibah bawang merah. Perlu diketahui, bahwa beberapa waktu lalu pihaknya juga mendapatkan bantuan dari Batam sebanyak 23 ton beras.

“Hibah ini akan kita berikan kepada masyarakat kurang mampu, berbarengan dengan pembagian beras raskin. Ya itung-itung bonus bagi masyarakat kurang mampu,” ucapnya.

Sedangkan Kota Tanjungpinang jumlah masyarakat kurang mampu mencapai 9.749 kepala keluarga. Dengan demikian, hibah yang diberikan oleh Kanwil DJBC Khusus Kepri ini akan berdampak terhadap harga barang bawang merah di pasaran. Serta, dapat menekan inflasi terhadap komoditi bawang merah.

“Bawang merah ini cukup dirasakan oleh kaum ibu-ibu rumah tangga. Nah, dengan adanya hibah bawang merah ini bisa menekan harga bawang merah,” tuturnya.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar